Kamis Curi HP di Masjid, Jumat EHA Embat Motor Warga di Gereja, Sabtu Dicokok Polisi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kamis Curi HP di Masjid, Jumat EHA Embat Motor Warga di Gereja, Sabtu Dicokok Polisi


EHA, pelaku pencuri HP dan sepeda motor (jongkok) saat diamankan aparat Polres Manggarai, Sabtu (12/6). (FOTO: ISTIMEWA/Humas Polres Manggarai).

PERISTIWA/CRIME

Kamis Curi HP di Masjid, Jumat EHA Embat Motor Warga di Gereja, Sabtu Dicokok Polisi


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Seorang pria, EHA, warga asal Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, dicokok Polisi dari Unit Satuan Reskrim Polres Manggarai, Sabtu (12/6/21). Dia diamankan, karena diduga menjadi pelaku pencurian sepeda motor di gereja dan handphone (HP) di masjid.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai sekira pukul 15.00 Wita,” ungkap Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Kasubag Humas, Ipda I Made Budiarsa, Minggu (14/6) malam.

Made menyebutkan, pelaku diduga mencuri HP milik Ismail Mohi, 22, warga Desa Legu, Kecamatan Satar Mese, pada 25 Mei 2021 sekira pukul 19.00 Wita. Saat itu, kata Made, Ismail yang jadi korban sedang melakukan ibadah salat Isa di Masjid Almunin, Nanga Paang, Desa Legu. Ketika salat, Ismail meletakan HP di mes masjid.

“Pelaku masuk dan mengambil HP milik korban di mes masjid. Atas kejadian itu korban melaporkan ke Polsek Satar mese. Selanjutnya Saturan Reskrim Polres Manggarai melakukan penyelidikian untuk mengungkap pelaku pencurian,” jelas Made.

Menurutnya, Kamis (10/6/21) sekira pukul 21.00 wita, satuan Reskrim berhasil mengamankan pembeli HP barang curian, di kediamannya di Cuncalawar, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, atas nama, Apolonaris Kumitor. Dari hasil interogasi, Apolonaris membeli barang tersebut dari Mikael Akrius Sumito dengan harga Rp 2.100.000.

Polisi, kata Made, kemudian melakukan penyelidikan. Pada Jumat (11/6) sekira pukul 12.00 Wita, polisi berhasil mengamankan Sumito di rumahnya di Laci, Kelurahan Laci Carep, Kecamatan Langke Rembong. Sumiot kemudian diinterogasi. Dari sosok Sumito inilah diperoleh informasi bahwa HP itu dia beli dari EHA.

“Sumito memperoleh HP tersebut dengan cara membelinya dari saudara EHA dengan harga Rp 1.750.000. Atas informasi tersebut polisi mendatangi kediaman pelaku EHA di Cuncalawar. Namun ternyata pelaku ini melarikan diri,” terangnya.

Setelah pelaku ini berhasil ditangkap di Kelurahan Pitak. Dari hasil interogasi, terungkap juga ternyata EHA merupakan pelaku  pencurian sepeda motor, di halam Gereja Kristen Perjanjian Baru Ruteng, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Juma t (11/6) sekira pukul 15.00 Wita.

Korban pencurian sepeda motor itu adalah Rita Daliawati, 45, warga Kumba, Kelurahan Satar Tacik. Pelaku mengambil satu unit sepeda motor Vario warna hitam bernomor polisi EB 4567 EI. Kemudian pelaku membawa kabur sepeda motor tersebut ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Di sana, pelaku menyembunyikan barang curian itu.

“Pelaku sembunyi sepeda motor tersebut di Pasar Rakyat Batu Cermin di Waekesambi, Kelurahan Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Sabtu (12/6/21) sekitar jam 10.00 wita, pelaku ke Ruteng untuk menjemput calon istrinya. Sekira pukul 15.00 wita, polisi berhasil mengamankan pelaku pencurian sepeda motor di Kelurahan Pitak,” ucapnya.

Lalu sekitar pukul 16.00 wita, polisi bersama pelaku curanmor langsung ke Pasar Rakyat Batu Cermin, Labuan Bajo untuk mengambil barang bukti sepeda motor yang pelaku sembunyikan. “Saat ini pelaku dan barang bukti, HP Realmi 6 dan uang Rp 500.000 juga sepeda motor telah diamankan di Polres Manggarai untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Made. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top