Kejari Rote Ndao Luncurkan JAS Nelayan, Wabup Apresiasi karena Memudahkan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kejari Rote Ndao Luncurkan JAS Nelayan, Wabup Apresiasi karena Memudahkan


PANTAU PELAYANAN. Wabup Rote Ndao, Stefanus M. Saek dan Kajari, I Wayan Wiradarma, saat memantau pelayanan Pas Kecil, usai launching aplikasi JAS Nelayan, di Kapela St. Mikael, Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Jumat (11/6). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kejari Rote Ndao Luncurkan JAS Nelayan, Wabup Apresiasi karena Memudahkan


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao resmi meluncurkan aplikasi Jaksa Sahabat (JAS) Nelayan, di Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Jumat (11/6). Usai peluncuran, langsung diikuti dengan pelayanan pas kecil oleh petugas terhadap para nelayan. Hal ini mendapat apresiasi dan respon positif pemerintah setempat, karena mempersingkat waktu, dan sangat memudahkan masyarakat nelayan.

Kepala Kejari (Kajari) Rote Ndao, I Wayan Wiradarma mengatakan, JAS Nelayan merupakan komitmen Kejari untuk membantu para nelayan di Rote Ndao. Dimana, selain memberi kepastian hukum bagi para nelayan, juga difokuskan pada peningkatan kesejahteraan terhadap nelayan itu sendiri.

Sebab hingga kini, kata Wayan, belum banyak nelayan yang tersentuh secara merata melalui program pemberdayaan yang dilakukan pemerintah. Hal ini dikarenakan, belum tercover secara baik data base nelayan, sehingga kerap bantuan pemerintah tidak tepat sasaran.

Selain fokus terhadap peningkatan ekonomi nelayan, demikian Wayan, JAS Nelayan ini sekaligus merupakan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Dukungan tersebut didasarkan pada letak geografis Rote Ndao, yang sebagian wilayah merupakan daerah pesisir, ditambah aktifitas masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan.

“Kami yakini, dengan aplikasi JAS Nelayan, akan membantu dan mempermudah pemerintah daerah dalam mendata para nelayan,” kata Wayan Wiradarma dalam sambutanya saat acara launching aplikasi JAS Nelayan, di Kapela St Mikael, Desa Oeseli, Jumat (11/6).

Menurutnya, selain mendukung pemerintah daerah, JAS Nelayan merupakan layanan prioritas Kejari Rote Ndao. Dimana, untuk meraih predikat zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), JAS Nelayan, merupakan layanan yang diunggulkan.

Untuk meningkatkan pelayanan tersebut, sebut Wayan, Kejari Rote Ndao menyediakan aplikasi JAS Nelayan yang merupakan sebuah sarana yang digunakan masyarakat nelayan. Sehingga ketepatan dan kecepatan mengakses dokumen kepemilikan kapal juga kartu usaha kelautan dan perikanan (Kusuka) sudah bisa dilakukan sendiri tanpa melalui alur birokrasi yang panjang dan berbelit.

BACA JUGA: Kejari Gandeng Pemkab Rote Ndao Sejahterahkan Nelayan Lewat Kusuka dan Pas Kecil

BACA JUGA: 1.420 Nelayan Rote Ndao Miliki Kusuka, 132 Kapal Kantongi Pas Kecil

“Masyarakat tidak harus hadir di tempat pembuat perizinan. Tujuanya adalah untuk menghindari praktik pungutan liar (Pungli). Karena sudah memangkas alur birokrasi, sehingga akurasi, ketepatan, dan kecepatan serta efisiensi waktu sudah bisa dirasakan dalam menggunakan aplikasi JAS Nelayan,” kata Wayan Wiradarma.

Wayan mengaku, program ini juga merupakan wujud dukungan dan upaya pendampingan terhadap nelayan.
“Kami, Kejari Rote Ndao, terus ada untuk mendampingi masyarakat. Yakni, dengan terus memberi pemahaman hukum bagi para nelayan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao, Stefanus M. Saek meminta nelayan untuk segera memanfaatkan aplikasi JAS Nelayan. Sebab, dirinya juga mengakui adanya kemudahan yang akan dirasakan nelayan, saat mengakses dokumen yang dibutuhkan.

“Ada kemudahan dan juga cepat dalam mengurus dokumen Pas Kecil dan Kusuka. Untuk itu, kami minta nelayan yang memiliki kapal, agar segara memanfaatkan/mengakses aplikasi JAS Nelayan,” kata Stefanus M. Saek, dalam sambutanya, sesaat sebelum me-launching aplikasi JAS Nelayan.

Wabup Stefanus Saek juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian yang dinyatakan oleh Kejari. “Ini suatu kepedulian yang luar biasa dari Kejari Rote Ndao, dan akan berdampak luas bagi masyarakat nelayan. Kami, pemerintah daerah sangat berterima kasih, dan mengapriasinya,” ungkap Wabup Stefanus.

Untuk diketahui, launching aplkasi JAS Nelayan merupakan tindak-lanjut dari penandatangan MoU, Pemkab Rote Ndao, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Unit Penyelengara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ba’a, pada Selasa (25/5). Kerja sama ini dimaksudkan untuk memberikan jaminan hukum perdata dan tata usaha negara (TUN) bagi nelayan. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top