Koepang Punya Remote, Kumpulan Orang Muda dengan Hobi yang Sama | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Koepang Punya Remote, Kumpulan Orang Muda dengan Hobi yang Sama


SATU HOBI. Keluarga Besar Komunitas KPR pose bersama sambil memegang mobil remote di arena belakang TransMart. Gambar diabadikan Minggu (13/6). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

GAYA HIDUP

Koepang Punya Remote, Kumpulan Orang Muda dengan Hobi yang Sama


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sejumlah orang muda yang tergabung dalam komunitas bernama Komunikasi Koepang Punya Remote (KPR) punya aktifitas baru di tengah kesibukan utama mereka masing-masing. Dengan beragam latar belakang, komunitas ini disatukan dalam satu hobi yang sama, yakni bermain mobil remote kontrol.

Ketua KPR, Albert Mardino kepada TIMEX di Kupang, Minggu (13/6) menjelaskan, komunitas yang mereka bentuk sejak 2019 itu berangkat dari hobi yang sama. Orang-orang muda dengan beragam suku, agama dan antar golongan ini serta berstatus sebagai ASN maupun pekerja swasta sengaja membentu wadah ini sebagai sarana menghilangkan penat mereka dari rutinitas sebagai pekerja kantoran. “Kita buat wadah ini untuk sekedar melepas kepanatan,” ujar Albert singkat.

Sepintas melihat, mobil-mobil remote kontrol yang dimainin orang muda dalam wadah KPR ini harusnya untuk kelas anak-anak. Namun rupanya aktifitas ini menjadi keseruan tersendiri bagi orang dewasa. Bahkan mobil-mobil remote yang dimiliki anggota komunitas ini bukan barang murahan atau mainan biasa. Mobil remote ini didatangkan dari luar NTT dengan harga jutaan.

“Anggota KPR di Kupang ada sekitar 30 orang. Kita ini punya hobi yang sama. Dan untuk arena mobil remote ini biasa di Taman Kota atau lahan di belakang TransMart. Jadwal kami bermain biasanya pada akhir pekan, dihari Sabtu dan Minggu,” ungkap Albert.

Albert mengaku, komunitas ini tidak bersifat eksklusif, tapi inklusif. Komunitas KPR ini terbuka untuk umum. “Siapa saja yang ingin bergabung, kami selalu welcome,” katanya.

Wakil Ketua KPR, Steve menambahkan, wadah ini selain untuk menyalurkan hobi, juga sebagai wadah untuk berbagi atau sharing hal-hal positif di antara sesama anggota. “Artinya ada dampak yang baik didapat oleh anggota komunitas KPR,” kata Steve.

Denjo Mabikafola, salah satu anggota komunitas KPR mengisahkan awal mulanya ia berada dalam komunitas KPR ini. “Awalnya saya melihat postingan saudara pada status WhatsApp. Setelah itu rasa tertarik pun muncul. Kebetulan saya juga hobi bermain mobil remote sehingga saya ikut gabung dalam komunitas KPR,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ary Priyadi. Ia mengaku bahwa ketika bergabung dengan KPR ini, ada kesenangan tersendiri yang ia dapat. “Saya senang saja bisa bergabung dengan teman-teman dalam satu hobi yang sama,” kata Ary. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya GAYA HIDUP

To Top