PERHATIAN! Gejala Covid-19 Berubah, Bukan Demam dan Sesak, Ini Temuan Peneliti Inggris | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PERHATIAN! Gejala Covid-19 Berubah, Bukan Demam dan Sesak, Ini Temuan Peneliti Inggris


ILUSTRASI. Menurut Studi Gejala Covid ZOE, Inggris, gejala baru Covid-19 berubah menjadi sangat umum seperti flu yaitu sakit tenggorokan, sakit kepala, dan pilek. (FOTO: Mirror/JawaPos.com)

NASIONAL

PERHATIAN! Gejala Covid-19 Berubah, Bukan Demam dan Sesak, Ini Temuan Peneliti Inggris


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Awalnya gejala Covid-19 adalah demam, batuk, dan sesak napas. Namun kini menurut Studi Gejala Covid ZOE, Inggris, gejalanya berubah menjadi sangat umum seperti flu yaitu sakit tenggorokan, sakit kepala, dan pilek.

Terutama gejala ini muncul jika seseorang berusia di bawah 40 tahun. Selama lebih dari setahun, petugas medis telah memperingatkan orang-orang untuk mewaspadai batuk, suhu tinggi, dan kehilangan penciuman sebagai tanda paling umum dari virus. Tetapi data baru menunjukkan gejalanya yakni sakit tenggorokan, sakit kepala, dan pilek serta bersin.

Studi ZOE telah melacak wabah sejak penguncian pertama dimulai pada Maret 2020 dengan menggunakan data dari jutaan orang Inggris yang melaporkan sistem mereka melalui aplikasi. Pemimpin penelitian ini, Prof Tim Spector, kepada The Telegraph mengatakan sejak awal Mei, varian Covid-19 ini tampaknya bekerja sedikit berbeda.

BACA JUGA: Kenali 7 Gejala Baru Covid-19, Bukan Demam Atau Batuk

“Tanda yang paling umum adalah sakit kepala yang mempengaruhi 66 persen di bawah 40-an dan 53 persen di atas 40-an,” katanya.

Justru tiga gejala klasik batuk, demam, atau kehilangan penciuman tak muncul saat ini. Aplikasi ini juga baru-baru ini menemukan hilangnya rasa atau bau tidak lagi dalam 10 gejala teratas.

Prof Spector khawatir bahwa banyak orang muda mungkin tidak terdiagnosis dan menyebarkan virus lebih lanjut. Sebab perubahan gejalanya menjadi ringan dan tak disangka.
“Maka perlu untuk memperluas tes Covid-19 kepada populasi sebanyak-banyaknya untuk mendeteksi varian baru ini,” pungkasnya. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top