Hadapi Swiss, Italia Tenang karena Chiellini dan Bonucci | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hadapi Swiss, Italia Tenang karena Chiellini dan Bonucci


Domenico Berardi (kiri) merayakan gol pertama Italia ke gawang Turki bersama Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. (FOTO: Mike Hewitt/POOL/AFP/JawaPos.com)

SPORT

Hadapi Swiss, Italia Tenang karena Chiellini dan Bonucci


ROMA, TIMEXKUPANG.com-Roberto Mancini memahami bahwa butuh minimal satu bek senior agar timnas Italia memiliki pertahanan yang tangguh. Seperti yang pernah Mancini saksikan ketika Gli Azzurri tampil sebagai tuan rumah di Piala Dunia 1990.

Selama turnamen sepak bola sejagat tersebut, gawang Gli Azzurri hanya sekali dibobol lawan. Yaitu, oleh striker Argentina Claudio Caniggia ketika kalah adu penalti 3-4 (1-1) di semifinal. Dengan kata lain, selama fase grup hingga babak 16 besar dan perempat final, pertahanan Gli Azzurri selalu menorehkan clean sheet.

Pertahanan Gli Azzurri saat itu mengandalkan Franco Baresi sebagai bek paling senior (30 tahun). Dia didukung Riccardo Ferri dan Giuseppe Bergomi (masing-masing 27 tahun) serta Paolo Maldini (22 tahun). Total selama periode 1988–1990, Gli Azzurri mencatat sampai sepuluh clean sheet beruntun.

Streak yang sepertinya sulit diulang itu ternyata berpotensi disamai dini hari nanti (17/6). Itu jika Mancini mampu membawa Gli Azzurri asuhannya tidak kebobolan saat menghadapi Swiss dalam matchday kedua grup A Euro 2020 di Stadio Olimpico, Roma (Siaran langsung RCTI/iNews/ON Channel HD/Soccer Channel/Mola TV pukul 02.00 WIB).

Terhitung sejak mengalahkan Estonia dalam international friendly match pada 12 November 2020 hingga mengalahkan Turki dalam laga pembuka Euro 2020 (12/6), gawang Italia clean sheet dalam sembilan laga beruntun.

Apakah Giorgio Chiellini dkk bisa mencatat yang kesepuluh saat melawan Swiss? ”Kami ingin meneruskannya. Tentu saja dengan level kekuatan pertahanan yang lebih baik (ketimbang kontra Turki, Red) karena lawan kami akan semakin tertantang (untuk membobol gawang Italia, Red),” kata Mancini seperti dikutip La Gazzetta dello Sport.

Allenatore 56 tahun itu lebih beruntung dengan kekuatan pertahanan Gli Azzurri saat ini. Sebab, bukan hanya satu bek senior, ada dua sekaligus bek berpengalaman yang menjaga benteng Gli Azzurri. Yaitu, Chiellini dan Leonardo Bonucci.

Chiello –panggilan akrab Chiellini– berusia 36 tahun, sedangkan Bonucci 34 tahun. Soliditas mereka tidak perlu dipertanyakan karena telah sedekade bersama di Juventus.

Alhasil, siapa pun partner Chiello dan Bonnibauer –julukan Bonucci– tidak akan menghadapi masalah. Lihat saja Giovanni Di Lorenzo (SSC Napoli) yang menjadi pilihan sebagai bek kanan maupun Leonardo Spinazzola (AS Roma) sebagai opsi di bek kiri.

”Hanya dengan melihat mereka (Chiellini dan Bonucci) di sampingku, aku sudah merasa (pertahanan tim) aman seandainya aku melakukan kesalahan sekalipun,” ungkap Spinazzola kepada Tuttomercatoweb.

”Mereka bek yang berkarisma, punya pengalaman hebat, dan mampu membaca permainan dengan sangat baik,” sambung bek yang menorehkan satu assist saat Italia mengalahkan Turki itu.

Berkebalikan dengan Italia, pertahanan Swiss berlepotan belakangan ini. Apalagi sejak pelatih Swiss Vladimir Petkovic mengaplikasikan skema back three. Dalam empat laga terakhir memakai formasi tiga bek, hanya sekali Granit Xhaka dkk mampu mencatatkan clean sheet.

Itu pun hanya menghadapi negara lemah Liechtenstein. Dalam tiga laga lainnya, gawang Nati bisa kebobolan empat gol. ”Cara untuk mengimbangi Italia? Yang pertama, kami harus memperbaiki dulu cara bertahan kami,” ucap Petkovic seperti dilansir Sport. (ren/c19/dns/JPG)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top