Sudah 2.174 Warga Manggarai Terpapar Covid-19, Ini Jumlah yang Meninggal Dunia | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sudah 2.174 Warga Manggarai Terpapar Covid-19, Ini Jumlah yang Meninggal Dunia


Jubir Satgas Covid-19 Manggarai, Lody Moa. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Sudah 2.174 Warga Manggarai Terpapar Covid-19, Ini Jumlah yang Meninggal Dunia


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai mencatat, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah itu hingga 15 Juni 2021 sebanyak 2.174 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 27 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Saat ini kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 trennya menurun. Kasus yang meninggal dunia akibat Covid-19, hingga kini jumlahnya sebanyak 27 orang,” ujar Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa kepada TIMEX di Ruteng, Senin (14/6).

Menurut Lody, banyaknya kasus pasien meninggal dunia itu, mengharuskan semua pihak patut waspada dan mutlak menaati protokol kesehatan. Tujuannya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus korona. Selain itu, dari jumlah kasus yang terkonfirmasi positif, sebagian besarnya dinyatakan sembuh.

“Jumlah yang meninggal dunia akibat Covid-19 ini terhitung banyak. Jadi ini alarm untuk publik Manggarai agar selalu waspada dan taat protokol kesehatan. Karena dengan kita taat, pasti kita bisa putus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” tandas Lody.

Menurut Lody, data warga terkonfirmasi positif dan meninggal dunia itu berasal dari dua kategori pemeriksaan atau tes Covid-19. Yakni berdasarkan hasil pemeriksaan rapid diagnostic test antigen (RDT Ag) sebanyak 10 orang, dan berdasarkan tes swab polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM), sebanyak 17 orang.

Lody menyebutkan, seluruh pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Manggarai, proses pemakamannya selalu menerapkan protokol pemakaman pasien korona. Hal ini tidak terlepas dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga. Penguburan itu sudah sesuai ketentuan, yang mana harus dilakukan Satgas Penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Vaksinasi Guru di Manggarai Capai 88,65 Persen, Jubir Satgas: 140 Guru Hamil

BACA JUGA: Pemda dan TNI-Polri Diminta Tuntaskan Vaksinasi 1 Juta Orang Per Hari

Lody merincikan, dari total 2.174 pasien Covid-19, yang hasilnya diketahui berdasarkan rapid diagnostic test (RDT) antigen itu sebanyak 1.971 orang. Sedangkan berdasarkan RT-PCR dan TCM sebanyak  203 orang.

Dikatakan, dari jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan RDT, saat ini yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 12 orang, sembuh sebanyak 1.949 orang, dan meninggal dunia 10 orang. Sedangkan dari jumlah pemeriksaan RT- PCR/TCM yang sedang isolasi sebanyak 5 orang, sembuh ada 181 orang, dan meninggal 17 orang.

“Kita selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap disiplin dengan protokol kesehatan. Saat ini Pemerintah Kabupaten Manggarai sedang melakukan vaksinasi Covid-19 kepada guru. Semua nantinya akan divaksin. Tentu ada harapan, semakin banyak yang sudah divaksin, ada korelaksi dengan penurunan kasus positif Covid-19,” kata Lody.

Sementara Bupati Manggarai, Hery Nabit, dalam setiap momen selalu mengatakan, bahwa penanganan Covid-19 itu tetap harus dilakukan secara intensif. Mengingat masih banyak orang dalam kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Bupati Hery, saat ini salah satu fokus perhatian pemerintah adalah melakukan vaksinasi Covid-19. “Kita semua diharapkan mendukung vaksinasi yang sedang dilakukan secara bertahap. Ini upaya serius pemerintah untuk menjaga warganya bebas dari Covid-19. Tapi masing-masing kita diminta untuk sama-sama menjaga penyebaran Covid-19, salah satunya dengan taati protokol kesehatan,” tandas Bupati Hery. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top