Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional


DESA WISATA. Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama pasangan selebriti, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah saat mengunjungi Kabupaten Bima, Minggu (13/6) dalam rangka sosialisasi atau kampanye Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Tampak Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri. (FOTO: ISTIMEWA)

BISNIS

Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional


Menparekraf Sosialisasi Desa Wisata Maria Wawo di Bima-NTB

BIMA, TIMEXKUPANG.com-Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”, program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.

Rangkaian Sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 telah dimulai sejak 22 Mei 2021 hingga 25 Juni 2021 mendatang. Pada tanggal 13 Juni 2021 lalu telah diselenggarakan “Sosialisi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema “Indonesia Bangkit” di Desa Maria Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara ini menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, yang diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan.

Desa Wisata Maria Wawo, Kabupaten Bima dipilih karena desa ini terkenal dengan wisata adat budayanya, seperti budaya Uma Lengge yang sangat terkenal dan menjadi warisan budaya, juga atraksi budaya lainnya yang ditawarkan oleh desa tersebut, antara lain tari sambutan adat Makatua, Tari Wura Bongi Monca, Kareku Kandei (Menumbuk padi dengan bunyi berirama), tari Mpa’a Ntumbu Tuta.

Desa Wisata Maria Wawo juga berkembang dalam pemanfaatan potensi desa di segi kriya, dengan dibangunnya beberapa UMKM dan produk lokal, seperti kain tenun khas Bima, kerajianan tangan dari olahan rotan/bambu juga kuliner khas Bima yang sangat beragam seperti Kapore, Nasi Santan Tujuh Rupa (Oha Kantai, Oha Santa ‘Bue, Oha Santa Witi, Oha Santa Pejo, Oha Santa Lawu’i, Oha Santa Mpoa, dan Oha Santa Mina). Komoditas kopi juga menjadi khas dari Bima yang bisa dinikmati langsung.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno hadir mengunjungi desa itu pada Minggu (13/6). Dalam kesempatan itu, Menparekraf memberi bantuan pengadaan tempat sampah, 100 buku bacaan dan juga fasilitas wifi gratis bagi Desa Wisata Maria Wawo. Tujuannya membantu mewujudkan Desa Wisata Maria Wawo sebagai Destinasi Wisata berkelas dunia.

Adapun tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan dan mengampanyekan program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata, tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021”.

Dari agenda 9 desa yang dikunjungi Menparekraf dan Public Figure itu memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada di seluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini. Berikutnya diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

Acara promosi ini dilakukan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama pasangan selebriti, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Atta dan Aurel tak cuma sebgai public figur terkenal namun mereka memiliki kekuatan digitalnya sebagai YouTuber serta Rigen Rakelna seorang Stand Up Comedy putra daerah asli NTB.

Hadir juga Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wali Kota Bima, H. Muhammad Luthfi, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi, Kadis Pariwisata Kabupaten Bima, Dahlan Muhammad, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Bima, Julkifli serta sejumlah undangan lainnya.

Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusung tujuh kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, diantaranya: CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay, dan Toilet. Kategori tersebut diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia. (*/yl)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top