Anita Gah Fasilitasi 100 Pelaku UMKM Ikut Bimtek Digital Marketing dari Kemenparekraf | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Anita Gah Fasilitasi 100 Pelaku UMKM Ikut Bimtek Digital Marketing dari Kemenparekraf


BIMTEK. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah foto bersama narasumber dari Kemenparekraf sebelum Bimtek Digital Marketing bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kemenparekraf RI di aula GMIT Jemaat Getzemani Babau, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat (18/6). (FOTO: Yoppy Lati/TIMEX)

BISNIS

Anita Gah Fasilitasi 100 Pelaku UMKM Ikut Bimtek Digital Marketing dari Kemenparekraf


OELAMASI, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kupang mendapat Bimbingan Teknik (Bimtek) Digital Marketing dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kegiatan ini difasilitasi oleh anggota DPR-RI Dapil NTT II, Anita Jacoba Gah, SE bertempat di aula GMIT Jemaat Getzemani Babau, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat (18/6). Kegiatan ini dibuka oleh Anita J. Gah, dan dihadiri juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang.

Anita yang merupakan anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI pada kesempatan itu mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan di tengah masih tingginya wabah virus korona bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Kupang dengan menggandeng Kemenparekraf RI.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia merupakan sebuah tantangan bagi para pelaku usaha. Namun sebagai orang beriman, harus tetap memiliki semangat yang tinggi dan percaya bahwa di balik tantangan tersebut akan ada peluang yang diberikan Tuhan kepada setiap umatNya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. “Kita sebagai orang yang beriman harus percaya bahwa setiap tantangan pasti ada peluang yang Tuhan nyatakan dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Anggota Komisi X DPRR ini menyebutkan, banyak sektor ekonomi yang terdampak akibat pandemi Covid-19, sehingga sebagai anggota DPR RI, dirinya selalu mendorong dan mendukung pemerintah, khususnya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk meningkatkan program-program penguatan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

Untuk Tahun Anggaran 2022, kata Anita, telah disetujui anggaran senilai Rp 4,3 triliun guna terus mendorong peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif. “Dan hari ini kita melakukan Bimtek yang sangat penting, dan inilah salah satu program yang ada untuk pelaku ekonomi kreatif,” kata politikus Senayan itu.

BACA JUGA: Dana PIP Hak Rakyat, Anita Ga: Polisikan Kasek Jika Ada Potongan

Anita mengakui bahwa masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dia kerjakan guna memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Kabupaten Kupang. Apalagi, Kadis Pariwisata Kabupaten Kupang menyampaikan bahwa pelaku UMKM di daerah itu masih sangat membutuhkan dorongan dan dukungan dari pemerintah di atasnya guna memajukan produk yang dihasilkan. Untuk itu, ia berjanji akan terus menggandeng mitra kerjanya guna memberikan bimbingan kepada para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Kupang.

Anita juga mengajak para pelaku UMKM bergandengantangan menghadapi pandemi karena pelaku UMKM merupakan tulang punggung pemerintah untuk meningkatkan sektor ekonomi saat ini. “Digelarnya Bimtek ini agar bagaimana pelaku UMKM bisa memanfaatkan era digital untuk mengemas produk-produk lokal dan bagaimana menjualnya. Hal ini tidak bisa disepelekan karena kini kita semua sudah berada di era digital atau era industri 4.0 yang artinya semuanya berbau teknologi,” katanya seraya menambahkan agar apa yang diperoleh dalam Bimtek tersebut membawa dampak yang baik dan luar biasa dan bisa membawa perubahan nyata terhadap usahanya.

Panitia penyelenggara dalam laporannya menyebut, kegiatan itu merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan melibatkan anggota DPR RI untuk melakukan monitoring dan pengawasan.

Dikatakan, kegiatan Bimtek Digital yang dilaksanakan di Kabupaten Kupang itu menghadirkan dua narasumber yang membawa materi tentang disain produk dan materi tentang pemasaran produk lewat media sosial.

Panitia berharap agar para peserta yamg jumlahnya terbatas itu memanfaatkan Bimtek tersebut dengan baik guna memperoleh informasi yang bermanfaat bagi pengembangan produk secara digital. (yl)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top