Dekranasda Punya e-Commerce, Dukung IKM dan UMKM NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dekranasda Punya e-Commerce, Dukung IKM dan UMKM NTT


E-COMMERECE DEKRANASDA NTT. Para peserta webinar Soft Launching e-Commerce Dekranasda NTT mendengar materi yang disampaikan Ketua Dekranasda NTT, Ny. Julie Sutrisno Laiskodat yang berlangsung secara hybrid di Gedung Dekranasda NTT, Kamis (17/6). (FOTO: DEKRANASDA NTT FOR TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dekranasda Punya e-Commerce, Dukung IKM dan UMKM NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komitmen Ketua Dekranasda NTT, Ny. Julie Sutrisno Laiskodat mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT sangat tinggi. Pasca dilantik sebagai Ketua Dekranasda NTT, 17 September 2018 lalu, Ny. Julie Sutrisno Laiskodat dan jajaran pengurusnya sudah melakukan sejumlah gebrakan. Antara lain, membuka Toko Dekranasda NTT, membuka Cafe Bacarita di Labuan Bajo, dan sejumlah terobosan lainnya.

Gebrakan terbaru yang dilakukan adalah Soft Launching aplikasi e-Commerce Dekranasda Provinsi NTT yang dilaksakan secara hybrid di aula Dekranasda NTT, Kamis (17/6) sore. “Kami ingin mendorong produk IKM dan UMKM yang dihasilkan masyarakat NTT sendiri terus tumbuh dan berkembang untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat NTT ke depan,” ungkap sosok yang akrab disapa Bunda Julie ini.

Anggota Komisi IV DPR RI itu menjelaskan, soft launching aplikasi e-Commerce Dekranasda Provinsi NTT yang dilakukan kemarin (17/6) merupakan salah satu perjuangan Dekranasda NTT untuk semakin memperluas upaya promosi semua jenis produk IKM dan UMKM NTT secara lebih luas lagi. Baik skala lokal NTT, nasional bahkan internasional.

Untuk itu, menurut Bunda Julie, pihaknya berkolaborasi dengan sejumlah ekspedisi yang ada di NTT, antara lain PT. Pos Indonesia wilayah NTT, JNE, dan LinkAja.

“Di sini kita tidak kerja sendiri tapi sebagai BUMD kami berkolaborasi dengan BUMN yang ada di NTT seperti LinkAja, Pos Indonesia, JNE, dan beberapa ekspedisi lainnya. Tujuannya kami ingin bersama-sama mendorong para pelaku usaha kita terus bersemangat dan meningkatkan usahanya. Terutama produk lokal di masa pandemi sehingga bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat ke depan,” jelas Bunda Julie.

Selain mempromosikan produk lokal yang dihasilkan para pelaku IKM dan UMKM NTT, juga kehadiran e-Commerce Dekranasda Provinsi NTT untuk mendukung kerja Toko Dekranasda NTT selama ini. Yaitu menampung semua jenis produk IKM dan UMKM berupa tenun ikat, kopi, madu kelor, gula semut, dan produk lainnya yang potensinya cukup banyak di NTT.

“Dekranasda NTT tidak ingin masyarakat NTT khususnya para pelaku IKM dan UMKM yang jumlahnya cukup banyak ini menjadi penonton di era digital. Jadi selain promosi, Dekranasda NTT juga ingin produk IKM dan UMKM kita punya nilai jual yang baik. Jadi Dekranasda membeli tunai semua produk IKM dan UKM, setelah itu menjual melalui e-commerce dan Toko Dekranasda.Dengan demikian para pelaku usaha IKM maupun UMKM terus bersemangat untuk menjalankan usahanya,” ujarnya.

Masa pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020 sampai saat ini menurut istri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) itu, tidak menjadi penghalang bagi Dekranasda NTT untuk terus berjuang dan bekerja serta berinovasi memajukan ekonomi masyarakat NTT.

“Dekranasda tidak menunggu kapan pandemi berakhir. Bagi kami, upaya yang harus dilakukan saat ini tidak hanya sekadar menyelamatkan nyawa melalui protokol kesehatan tapi juga menyelamatkan ekonomi masyarakat. Karena itu kami ingin membantu UMKM dan IKM untuk terus menjalankan usahanya walaupun masih dalam pandemi Covid-19,” tegas Bunda Julie.

Khusus potensi tenun ikat NTT, menurut legislator Senayan dari Dapil NTT 1 itu, potensinya cukup besar. Saat ini motif tenun ikat NTT berjumlah 837 motif. Namun, belum semuanya dijual di Toko Dekranasda NTT. Padahal sejak 2020 lalu pihaknya sudah berusaha mencari para pelaku UMKM dan IKM di semua kabupaten di NTT agar produknya dijual di Dekranasda NTT.

“Kami sudah lakukan webinar dengan para pelaku UMKM dan IKM setiap akhir pekan untuk mencari para pelaku dan potensi di NTT. Dari diskusi dengan para pelaku UMKM di NTT, kami mengetahui bahwa para pelaku UMKM mempunyai semangat yang sangat tinggi. Mereka punya keahlian di bidangnya tapi mereka mungkin kekurangan modal usaha untuk memperluas usaha mereka lebih besar lagi,” kata sosok yang juga politikus Partai NasDem ini. “Ada juga yang ingin pengetahuan yang lebih baik misalnya bagaimana mengolah kelor menjadi lebih bermanfaat lagi tidak sekadar menjadi sayur bening saja misalnya,” tambah Bunda Julie. (ogi/ito)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top