Kemenkominfo Latih 90 Eks PMI Asal NTT Cara Berbisnis Digital | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kemenkominfo Latih 90 Eks PMI Asal NTT Cara Berbisnis Digital


Criestin C. Foenay, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana (tengah) saat memaparkan materinya di Hotel Swissbell Kupang, Senin (21/6). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

BISNIS

Kemenkominfo Latih 90 Eks PMI Asal NTT Cara Berbisnis Digital


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar kegiatan pelatihan dan praktik digitalisasi proses bisnis kelompok usaha eks pekerja migran Indonesia (IT untuk Eks Pekerja Migran).

Pelatihan itu ditargetkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan eks pekerja migran dalam pengembangan usaha produktif dan inovatif.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dengan Universitas Jenderal Soedirman dalam penyusunan silabus pelatihan. Pelatihan ini akan melatih sebanyak 1.000 orang eks pekerja migran dari 11 desa migran produktif di seluruh Indonesia. Untuk Provinsi NTT terakomudir sebanyak 90 orang.

Pelatihan IT untuk Eks PMI merupakan salah satu pelatihan Thematic Academy dalam Program Program Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2021 di Hotel Swissbell Kupang, Senin (21/6).

Pelatihan digitalisasi kelompok ekonomi eks PMI terdiri dari tiga klaster yaitu digitalisasi kelembagaan dan manajemen keuangan, pemasaran digital, dan pengembangan inovasi produk secara digital, serta topik pilihan mengenai ekspor.

Secara umum, DTS 2021 ditujukan untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju era Industri 4.0 sehingga setiap orang bisa memanfaatkan dan menciptakan nilai tambah dari platform digital.

Selain Thematic Academy, dalam Program DTS terdapat Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Profesional Academy, Government Transformation Academy dan Digital Entrepreneurship Academy. Tahun 20201 dengan target peserta 100 ribu orang seluruh Indonesia, Program DTS ditambah dengan Talent Scouting Academy.

Dalam penyelenggaraan program itu, Kemenkominfo bekerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di setiap provinsi, perusahaan TI Global antara lain AWS, Cisco, Facebook Indonesia, Google Indonesia, Microsoft Indonesia dan beberapa startup digital.

Pasca Pelatihan, Kemenkominfo juga menyiapkan pendampingan dan aplikasi Simonas agar dapat memfasilitasi bertemunya talenta digital dengan peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi atau peluang wirausaha lainnya.

Koordinator Pelatihan, dr. Nur Choirul Afif saat acara pembukaan mengatakan kegiatan tersebut berlangsung tiga hari terhitung Senin (21/6) hingga Kamis (24/6).

Ia berharap para peserta bisa mengikuti secara baik sehingga bisa mengembangkan bisnis untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Selama tiga hari ini, diharapkan para peserta mampu menyerap setiap materi yang diberikan agar bisa mengbangkan usai pelatihan ini,” harapnya. (mg29)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top