Dinas Nakertrans TTU Mediasi, Deni Kinbenu-PT SKM Sepakat Damai | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dinas Nakertrans TTU Mediasi, Deni Kinbenu-PT SKM Sepakat Damai


MEDIASI. Deni Kinbenu (kedua kiri) didampingi Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbait (kiri) foto bersama usai mediasi dengan kuasa hukum PT SKM di Kantor Nakertrans TTU, Selasa (22/6). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

BISNIS

Dinas Nakertrans TTU Mediasi, Deni Kinbenu-PT SKM Sepakat Damai


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pengaduan Daniel Jehezekial Kinbenu alias Deni Kinbenu kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten TTU dengan aduan tak menerima upah kerja selama 16 tahun bekerja sebagai karyawan PT Sari Karya Mandiri (SKM), menemui titik terang.

Saat kedua pihak, baik pelapor dan terlapor dipanggil menghadap Dinas Nakertrans TTU sebagai mediator pada Selasa (22/6), baik Deni sebagai pelapor dan PT SKM sebagai terlapor bersepakat menempuh jalur perdamaian untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Hadir dalam mediasi pertama tersebut, Deni Kinbenu didampingi Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbait. Sedangkan terlapor PT SKM dihadiri kuasa hukumnya, Robertus Salu bersama partners.

Usai mediasi, Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbait kepada TIMEX, Selasa (22/6) mengatakan, sesuai agenda yang disampaikan, Dinas Nakertrans TTU menyikapi pengaduan yang disampaikan Deni Kinbenu guna memberikan informasi yang mendetail tentang pengaduan yang disampaikan.

Dikatakan, kedua pihak yakni pelapor dan terlapor telah memberikan informasi kepada petugas Dinas Nakertrans TTU. Dari informasi yang diberikan itu, kedua pihak ini memiliki niat dan tujuan yang sama untuk menyelesaikan persoalan ini melalui jalur damai.

“Seharusnya proses mediasi sudah dilakukan, namun karena ada poin-poin penting yang harus disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT SKM sehingga proses mediasi ditunda ke tanggal 2 Juli 2021 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT SKM, Robertus Salu kepada TIMEX menyampaikan, pihaknya sangat menghormati proses yang ditempuh oleh Deni Kinbenu dengan mengadukan PT SKM ke Dinas Nakertrans TTU. Salah satu bentuk penghormatan itu adalah menghadiri undangan mediasi pertama oleh Dinas Nakertrans.

Dikatakan, pihaknya sebagai terlapor memiliki etikat baik untuk menyelesaikan persoalan ini dengan menempuh jalur damai. Proses perdamaian yang akan ditempuh pun tidak terikat pada mekanisme yang ada di Dinas Nakertrans namun bisa diselesaikan secara kekeluargaan. “Kita akan berkoordinasi dengan pihak pelapor untuk mencarikan solusi yang baik dalam menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Sebelumnya, Daniel Jehezekial Kinbenu alias Deni Kinbenu ngambek akibat tak menerima gaji selama 16 tahun bekerja sebagai karyawan pada PT SKM.

Buntutnya, Deni Kinbenu mengadukan direktur perusahaan tersebut ke Dinas Nakertrans TTU, sebab tidak pernah diupah atau digaji per bulan sesuai aturan UMP yang berlaku.

Dalam surat pengaduan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Nakertrans TTU, tertanggal 16 Juni 2021 itu, Deni Kinbenu menjelaskan, dirinya telah bekerja pada PT SKM selama 16 terhitung sejak 2004 sampai akhir 2020. Selama bekerja, ia tidak pernah menerima upah atau gaji per bulan sesuai aturan yang berlaku. Selama itu, ia hanya diberikan uang operasional kerja.

Selain itu, ia juga tidak pernah diikutkan dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Berdasarkan akta notaris nomor 37, tanggal 31 Mei 2019, yang diterbitkan notaris Maria Deo Muga, ia kemudian diangkat menjadi direktur perusahaan. Sayangnya, ia kemudian diberhentikan secara sepihak tanpa memperoleh hak sebagai tenaga kerja. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top