Bea Cukai Atambua Amankan 7 ABK dan 40 Ton Kulit Kerbau, Diduga Selundupan dari Timor Leste | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bea Cukai Atambua Amankan 7 ABK dan 40 Ton Kulit Kerbau, Diduga Selundupan dari Timor Leste


AMANKAN. Petugas Bea Cukai Pusat saat mengamankan barang yang diduga selundupan berupa kulit kerbau dan sapi yang dibawa dari Timor Leste dengan tujuan Sulawesi. Kapal ini diamankan pada Selasa (22/6) dinihari. (FOTO: Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

Bea Cukai Atambua Amankan 7 ABK dan 40 Ton Kulit Kerbau, Diduga Selundupan dari Timor Leste


7 ABK Asal Sulawesi

ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Tim patroli Bea Cukai Pusat berhasil mengamankan satu unit Kapal Kayu atau Kapal Layar Motor (KLM) Putri Naswa GT.125 No.539/LLN di Perairan Alor, perbatasan antara negara Indonesia dan Timor Leste.

Dari informasi yang dihimpun TIMEX, KLM Putri Naswa diamankan karena mengangkut 40 ton kulit sapi dan kulit kerbau. Barang ini diduga merupakan selundupan yang diangkut dari negara tetangga Timor Leste.

Petugas Bea Cukai mengamankan barang ini saat patroli di perairan Kabupaten Alor dan Pulau Atauru Timor Leste sekitar pukul 00.30 Wita, Selasa (22/6).

Sumber terpercaya media ini menyebutkan, selain barang bukti 40 ton kulit sapi dan kulit kerbau, petugas Bea Cukai pusat juga mengamankan satu unit KLM Putri Naswa serta tujuh anak buah kapal (ABK) dalam patroli di perairan perbatasan Indonesia-Timor Leste itu.

Saat diccegat petugas, para ABK tidak bisa berbuat banyak. Setelah diinterogasi barang berupa 40 ton kulit sapi dan kerbau itu hendak dikirim ke wilayah Sulawesi. Petugas akhirnya menggiring kapal dan barang bukti menuju darat dan diamankan untuk pengembangan lebih lanjut.

Humas Bea Cukai Atambua, Bendito Menezes saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (24/6) membenarkan adanya pengamanan terhadap 40 ton kulit sapi dan kulit kerbau tersebut.

Menurut Bendito, barang bukti telah diamankan di Kantor Bea Cukai Pelabuhan Atapupu. Tetapi pihaknya belum bisa mengumumkan detail karena masih dalam proses pengembangan penyelidikan. Apakah benar barang sitaan itu diselundupkan dari negara tetangga atau tidak tentunya baru bisa dilakukan konfrensi pers setelah ada hasil pengembangan nanti.

“Ya Benar kemarin (22/6/2021) ada pengamanan, dan barang bukti sementara ditahan. Kita masih dalami, nanti sudah rampung kita akan buat ekspose ke publik,” janji Bendito.

Untuk diketahui, tujuh ABK KLM Putri Naswa GT.125 No.539/LLN yang diamankan Tim Patroli Laut Bea Cukai Pusat itu yakni, Tasdin sebagai Nakhoda, dan enam ABK, masing-masing Nassarudin, Kasmudin,
Abdul Malik, Rahman, Muhamad Jafar, dan Suharman. Ketujuh ABK ini semuanya berasal dari Sulawesi. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top