Kementan Tingkatkan Skala Usaha Melalui PWMP-KUB | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kementan Tingkatkan Skala Usaha Melalui PWMP-KUB


POKTAN MILENIAL. Petani milenial yang tergabung dala Poktan Karya Mandiri di Desa Sallu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU siap menjadi peternak sukses dengan budidaya ayam petelur. (FOTO: HUMAS SMK-PP NEG. KUPANG)

PENDIDIKAN

Kementan Tingkatkan Skala Usaha Melalui PWMP-KUB


KEFAMENANU-Berada di kaki Gunung Mutis Hau Te’as, Desa Sallu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), petani milenial yang bergabung dalam kelompok tani (Poktan) Karya Mandiri mengembangkan budidaya ayam petelur.

Didukung oleh 21 anggota dengan rata-rata usia di bawah 39 tahun, Poktan yang diketuai oleh Marselinus Banu ini optimistis dapat mengembangkan budidaya ayam petelur dan dapat menjadi supplier bagi konsumen di TTU.

Melihat kegigihan poktan Karya Mandriri, Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI akan memberikan bantuan dana pengembangan usaha ayam petelur tersebut melalui program Penumbuhan Wirusahawan Muda Pertanian Kelompok Unggul Bersama (PWMP-KUB).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendukung aktivitas tersebut. Menurutnya, masa depan pertanian ada di tangan petani milenial.

“Oleh sebab itu, Kementan terus menyiapkan petani-petani muda yang andal, salah satunya dengan mendukung petani-petani milenial di daerah seperti ini dengan fasilitas pertanian yang canggih pula,” katanya sebagaimana keterangan tertulis SMK-PP Negeri Kupang, Kamis (24/6).

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nusyamsi menyatakan bahwa negara yang pertaniannya mengalami kemajuan, para petani milenial juga maju.

Sebab, merekalah yang sesungguhnya berdiri di bagian paling depan, dan pemenfaatan teknologi dan inovasi, serta lainnya. “Maka dari itu, petani-petani muda yang seperti inilah yang harus kita dukung.
Oleh karena itu, masa depan akan datang itu semuanya tergantung dari petani milenial. Kalau kalian semua hebat dan semangat, serta disiplin, dan kerja keras, pasti pembangunan pertanian kita sukses dan maju tentunya,” kata Dedi.

Menurut Ketua Poktan Karya Mandiri, Marselinus Banu, selain bisa menggerakkan anak-anak muda di daerahnya, tujuan dari Poktan ini yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, menciptakan lapangan pekerjaan, menjaga profesionalisme poktan dan tanggung jawab terhadap konsumen, serta menjadi salah satu kelompok tani yang sukses di TTU.

“Perlakuan inovasi teknologi pemberian pakan dengan ekstrak buah mengkudu sebagai antibiotik dan probiotik dari dedak padi yang difermentasi dengan asam laktat pada proses produksi telur. Ini menghasilkan kelebihan pada ayam petelur yaitu menghasilkan ayam petelur yang sehat dan berkualitas serta menambah jumlah protein pada daging dan telur ayam,” tutur Marselinus. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top