Tanpa judul | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Agustinus Jatmiko

Advetorial


Ratusan Tanah PLN NTT Bersertifikat

KUPANG,TIMEXKUPANG.com – Ratusan aset tanah PLN wilayah NTT yang tersebar di 22 kabupaten/kota hingga Selasa (22/06) siang memiliki sertifikat. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan 202 lembar sertifikat tanah yang diserahkan pihak BPN NTT kepada PLN wilayah NTT saat rapat koordinasi
Monitoring dan evaluasi percepatan sertifikasi aset PLN dan BMD (Barang Milik Daerah) yang berlangsung di Kupang .

“Total aset tanah PLN wilayah NTT saat ini berjumlah 652 bidang. Dengan penyerahan 202 sertifikat hari ini (selasa kemarin-red) maka dari total aset tanah PLN wilayah NTT yang sudah bersertikat sebanyak 277 bidang atau 49 persen. Dengan demikian sisa aset tanah yang belum bersertifikat sebanyak 375 bidang,” jelas General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko.

Walau masih banyak aset tanah yang belum memiliki kekuatan hukum (sertifikat) namun GM PLN UIW NTT berusaha maksimal untuk menuntaskan masalah sertifikat tanah PLN NTT dalam tahun 2021 ini.
“Tahun 2021 ini, kami menargetkan sertifikasi aset dapat terselesaikan sebanyak 49 persen, sehingga diharapkan di akhir tahun 2022 aset PLN akan 100 persen bersertifikat,” kata Agutinus Jatmiko.

Dijelaskan upaya sertifikat aset tanah PLN wilayah NTT yang sedang berlangsung saat ini merupakan hasil kerjasama PLN dan BPN yang diperkuat oleh Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KK, Pemda NTT. Pun merupakan bentuk komitmen PLN untuk mengamankan, memelihara, dan mendayagunakan aset tanah dan properti yang dimiliki oleh PLN, demi masa depan penyediaan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sementara itu staf Ahli Menteri ATR/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bidang Pengadaan Tanah, Arie Yuriwin yang menyerahkan ratusan sertifikat tanah kepada GM PLN UIW NTT kemarin siang meminta PLN dan pemerintah daerah se-NTT untuk melindungi aset tanah pemerintah dengan data dan sertifikat tanah sesuai aturan.
“Sesuai data yang kami punyai sampai saat ini, sertifikat aset tanahPLN wilayah NTT yang kami terbit sebanyak 277 bidang dari 652 aset tanah PLN NTT,”jelas Arie Yuriwin.

Sertifikat tanah yang sudah diterbitkan BPN selama ini jelas Arie diperlukan untuk mengamankan aset PLN agar kedepannya tidak ada masalah.
“Harapan dari kementerian ATR, Pemda dapat membantu dalam penyiapan dan dukungan aset, apapun permasalahannya, salah satunya seperti aset PLN di kawasan hutan di Kabupaten Ende. Dimana bupati dapat memfasilitasi dan dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Ende” katanya.

Selain dukungan pemerintah daerah menurut Arie Yuriwin,
dukungan KPK sangat diharapkan dalam upaya penerbitan sertifikat aset pemerintah daerah BUMN di NTT.
“Syukur selama dukungan KPK sudah terjalin dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya

Senada dengan itu Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patria menyampaikan apresiasinya kepada PLN dan BPN yang telah bekerja sama mengamankan aset negara dengan melakukan sertifikasi tanah.

“Program sertifikasi ini menjadi salah satu program KPK untuk mengamankan aset daerah, BUMN dan BUMD juga. Kami punya kinerja tata kelola pemda yaitu optimalisasi aset dan dalam acara ini. Kami sebagai penengah, harapan kami PLN dan BPN dapat menyampaikan kendalanya sehingga kita bisa carikan solusi pada forum grup diskusi,”katanya. (ogi/rum).

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top