Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD S. K. Lerik Siap 44 Tempat Tidur | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD S. K. Lerik Siap 44 Tempat Tidur


PANTAU. Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memantau kesiapan RSUD S. K Lerik dalam penanganan pasien Covid-19, Jumat (25/6). Saat itu Jefri didampingi Asisten III, Yanuar Dally, Kadis Kesehatan, drg. Retnowati, Kaban Keuangan dan Aset, Balina Ully, dan Direktur RSUD S. K Lerik, dr Marsiana Halek. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD S. K. Lerik Siap 44 Tempat Tidur


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memantau dan mempersiapkan RSUD S. K. Lerik dalam menghadapi kemungkinan terjadi lonjakan pasien kasus Covid-19 di Kota Kupang.

Dalam kunjungannya itu, Wali Kota didampingi sejumlah pejabat Pemkot, yakni Asisten III, Yanuar Dally, Kepala Dinas Kesehatan, drg. Retnowati, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset, Balina Ully. Rombongan wali kota disambut langsung Direktur RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Halek, Jumat (25/6).

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam kesempatan itu mengatakan, beberapa waktu terkahir ini, Kota Kupang mengalami peningkatan kasus. Karena itu, pemerintah harus mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi, termasuk lonjakan kasus yang signifikan.

Jefri juga meminta agar vaksinasi bisa dilakukan secara cepat dengan capaian sasaran yang lebih tinggi. “Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan semua lurah dan camat agar mengimbau warganya mendatangi semua fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi,” pinta Jefri.

Jefri juga menegaskan bahwa semua bentuk acara yang menimbulkan kerumuman, seperti pesta, khususnya di daerah zona merah, supaya ditiadakan. Kegiatan ibadah juga dibatasi dengan pengetatan protokol kesehatan.

Sementara itu, Direktur RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Halek menjelaskan, rumah sakit milik Pemkot Kupang ini memiliki 21 ruangan bertekanan negatif, dan 23 ruangan non tekanan negatif. Dari jumlah ruangan itu, kata Marsiana, pihaknya menyediakan sebanyak 44 unit tempat tidur. Selain itu, lanjutnya, RS S. K. Lerik juga memiliki oksigen sentral yang terhubung ke semua ruangan perawatan.

“Masih ada mesin oksigen yang disiapkan, dan sementara ini dalam perjalanan. RSUD S. K. Lerik juga mendapatkan alat PCR yang merupakan bantuan dari BNPB,” kata jelas Marsiana.

Marsiana menjelaskan, tenaga laboratorium untuk pemanfaatan alat di laboratorium PCR RSUD S. K. Lerik untuk swab juga sudah dilatih dan akan langsung ditindaklanjuti dengan pengurusan izin di Dinas Kesehatan Provinsi NTT. “Karena untuk mengoperasikan laboratorium PCR harus ada izin operasional,” katanya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top