Pemerintah Pulangkan 145 PMI Bermasalah dari Malaysia | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemerintah Pulangkan 145 PMI Bermasalah dari Malaysia


BERTAHAP. Pekerja migran Indoensia bermasalah tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Kamis (24/6). Mereka merupakan sebagian dari 7.300 orang yang akan dipulangkan pemerintah selama Juni dan Juli. (FOTO: FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

NASIONAL

Pemerintah Pulangkan 145 PMI Bermasalah dari Malaysia


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia mulai dipulangkan. Kamis (24/6) sebanyak 145 orang yang masuk gelombang pertama tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan, pemulangan gelombang pertama tersebut masuk dalam kategori rentan. Di dalamnya terdapat anak-anak, perempuan hamil, dan lansia.

Pemulangan itu, kata dia, akan mengikuti protokol kesehatan yang ketat mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Setiba di tanah air, mereka wajib menjalani karantina. ”Para PMIB atau WNI tersebut akan dikarantina di wisma atlet sebelum dipulangkan ke daerah asal,” tegasnya, Kamis (24/6).

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kemenaker Suhartono menambahkan, karantina berlangsung selama lima hari. Sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing, mereka akan menjalani tes kesehatan.

Deportan kelompok rentan, lanjut dia, tercatat sebanyak 293 orang. Pemulangan dilakukan dalam dua tahap, yakni kemarin sebanyak 145 orang dan 27 Juni sebanyak 148 orang. ”Sebanyak 145 orang ini terdiri atas 92 laki-laki dan 53 perempuan. Mereka tiba langsung ditangani perwakilan Kemenlu, Kemenaker, dan BP2MI,” jelas pria yang akrab disapa Tono tersebut.

Dari jumlah itu, PMIB terbanyak berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni 42 orang. Disusul Sumatera Utara 29 orang, dan Jawa Timur 21 orang.

Tono menjelaskan, biaya pemulangan seluruhnya ditanggung pemerintah. Biaya untuk pemulangan ke daerah asal ditanggung Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Sosial. Sedangkan biaya pemulangan dari Malaysia ke Indonesia ditanggung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Kemenaker juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah perihal pemulangan tersebut. Dengan demikian, kondisi PMIB tetap bisa dipantau. Termasuk rencana pengembangan kapasitas lewat balai latihan kerja (BLK) di daerah.

Disinggung soal data keseluruhan PMIB yang bakal dipulangkan, dia mengaku belum mengetahui detailnya. Sebab, pendataan masih terus dilakukan perwakilan RI di Malaysia. Baik KBRI Kuala Lumpur maupun KJRI di Penang, Johor Bahru, Kuching, Kota Kinabalu, dan Tawau. ”Untuk total belum dapat dipastikan. Berdasar info dari Direktorat PWNI & BHI Kemenlu, data yang telah didapatkan sampai 10 Juni 2021 berjumlah 3.375 orang,” paparnya.

Seperti diberitakan, pemerintah Indonesia meminta kepada pihak Malaysia untuk segera memulangkan para PMI tersebut. Sebab, masa tahanan mereka telah habis. Terbanyak, PMIB ditahan karena pelanggaran izin tinggal atau tidak mempunyai izin kerja/permit. (mia/c7/fal/JPG)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top