Kajari TTU Bentuk Duta Jaksa di 24 Kecamatan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kajari TTU Bentuk Duta Jaksa di 24 Kecamatan


Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila SH, MH. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kajari TTU Bentuk Duta Jaksa di 24 Kecamatan


Kerja Sama STIH Cendana Wangi Kefamenanu

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) terus berinovasi demi memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat di wilayah kabupaten itu.

Kali ini, Kejari TTU bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Cendana Wangi Kefamenanu membentuk Duta Jaksa di 24 kecamatan di wilayah Kabupaten TTU. Para Duta Jaksa yang akan dibentuk itu akan bertugas memberikan penerangan hukum dan juga menyerap informasi dari masyarakat.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Jumat (25/6) mengatakan, tujuan menghadirkan Duta Jaksa di 24 kecamatan di TTU untuk membantu mensosialisasikan pelayanan hukum dari kejaksaan kepada masyarakat setempat.

Selain itu, Duta Jaksa itu juga akan menyerap informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi dari setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, baik itu pusat, provinsi, kabupaten maupun pemerintahan desa.

“Duta Jaksa di 24 kecamatan itu untuk mensosialisasikan kerja-kerja kejaksaan mengenai pelayanan yang sedang dilakukan untuk perubahan sehingga masyarakat itu tau apa saja yang dilakukan kejaksaan dan bagaimana peran kejaksaan itu,” ungkap Roberth.

Roberth menambahkan, para Duta Jaksa yang bertugas di 24 kecamatan juga akan diberi mandat untuk merekrut lagi mahasiswa atau pelajar di desa-desa untuk bergabung sehingga di semua desa ada Duta Jaksa.

“Saya minta mereka untuk merekrut lagi, dari masing-masing desa itu satu orang, misalnya kalau tidak ada kuliah bisa rekrut lagi anak-anak SMA. Jadi kejaksaan punya duta di semua desa. Itu saya punya target,” jelasnya.

Menurut Roberth, dengan pembentukan Duta Jaksa, masyarakat juga bisa lebih cepat mendapatkan informasi yang baik dan menjadi teliti pada berita-berita hoax.

Terkait masa kerja Duta Jaksa, kata Roberth, sesuai SK berlaku selama satu tahun. Apabila sudah sampai waktu satu tahun para Duta Jaksa bisa diperpanjang atau dianti. “Satu tahun pertama, nanti kita akan evaluasi untuk perpanjang atau ganti orang,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top