Gempa Bumi 5,1 Magnitudo Guncang Kabupaten Kupang, Tidak Berpotensi Tsunami | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gempa Bumi 5,1 Magnitudo Guncang Kabupaten Kupang, Tidak Berpotensi Tsunami


Peta Gempa Bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Kupang dan sekitarnya, Senin (28/5). (BMKG)

PERISTIWA/CRIME

Gempa Bumi 5,1 Magnitudo Guncang Kabupaten Kupang, Tidak Berpotensi Tsunami


KUPANG,TIMEXKUPANG.com-Kejadian gempa bumi tektonik dengan kekuatan 5.1 Magnitudo guncang Kabupaten Kupang, sekira pukul 09.56 Wita, Senin (28/6). Gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami.

” Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,0,” jelas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Margiono, kepada TIMEX, Senin (28/6).

Margiono menjelaskan bahwa Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,45°LS;124,1°BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 49 km arah Tenggara Kota Oelamasi, Kabupaten Kupang. Dengan kedalaman 17 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Margiono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas tumbukkan lempeng benua Australia dengan Busur Banda.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik.

Dampak gempa bumi ini dirasakan di daerah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

” Terasa getaran seakan akan truk berlalu,” ungkap Margiono.

Selain itu, lanjut Margiono, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

“Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” jelas Margiono.

Orang nomor satu di BMKG Stasiun Geofisika Kupang itu menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

” Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” pungkas Margiono. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top