Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan, Gugus Tugas Gelar Rakor Lintas Sektor | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan, Gugus Tugas Gelar Rakor Lintas Sektor


RAKOR. Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 saat menggelar rakor bersama lintas sektor menyikapi tingginya kasus Covid-19 di TTU. Rakor itu berlangsung di aula Kantor Bupati TTU, Selasa (29/6). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan, Gugus Tugas Gelar Rakor Lintas Sektor


Perketat Perbatasan, Pelaku Perjalanan Tanpa Identitas Bakal Tak Bisa Masuk TTU

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga kini kian pesat seiring bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif korona.

Dari jumlah awal sebanyak 10 kasus positif Covid-19, kini bertambah menjadi 41 kasus positif . Angka ini sesuai data terakhir yang dihimpun Gugus Tugas per 29 Juni 2021.

Menyikapi hal itu, Tim Gugus Tugas menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor bersama TNI-Polri dan dinas teknis guna memaksimalkan tindakan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di TTU.

Sesuai data yang dihimpun TIMEX dari Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 TTU, bahwa penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif secara signifikan tersebut datang dari klaster transmisi lokal dan pelaku perjalanan.

Salah satunya dari hasil tracking terhadap warga Desa Maurisu yang meninggal dunia di RS Leona Kefamenanu. Hasil tracking menemukan ada 19 warga Maurisu yang juga positif Covid-19. Selain itu, terdapat pelaku perjalanan dari luar daerah ke Kabupaten TTU.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 TTU, Kristoforus Ukat kepada TIMEX, Selasa (29/6) mengatakan, penambah jumlah kasus positif korona di TTU berasal dari klaster transmisi lokal.

Kristoforus mengatakan, kini ada 41 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dan semuanya sudah menjalani perawatan intensif di Rusunawa BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan.

“Benar ada penambahan 41 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster transmisi lokal dan pelaku perjalanan. 41 Pasien tersebut sudah dirawat di Rusunawa sejak hasil rapid antigen mereka dinyatakan reaktif,” beber Kristo.

Kristo menjelaskan, rakor bersama unsur terkait ini dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19 di TTU. Hal tersebut dilaksanakan karena dalam pekan ini tren peningkatan kasus positif Covid-19 di TTU cukup signifikan. Terhitung selama 21 – 25 Juni 2021 lalu, terdapat 41 kasus positif Covid-19.

“Dalam lima hari saja ada 41 kasus positif Covid-19 sehingga Tim Satgas Gelar Rapat bersama mencari solusi serta berkolaborasi untuk menekan angka penyebaran. Kalau bisa ditekan turun dan jangan naik lagi. Sebagaimana yang kita ikuti di media sosial, bahwa saat ini ada varian-varian baru Covid-19, menurut pengamatan sementara, mungkin saja varian baru sudah ada di daerah kita, tapi kita belum menyadari itu,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Kristo, pihaknya akan memperketat pengawasan pada keempat posco Covid-19 di batas TTU dengan mewajibkan para pelaku perjalanan menunjukkan kartu identitas.

Selain itu, lanjut Kristo, Tim Satgas juga akan melakukan pengawasan di pusat-pusat keramaian hingga tingkat RT/RW. Hal itu dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang masuk dan keluar wilayah TTU. “Pelaku perjalanan yang tidak mengantongi kartu identitas, tidak diperkenankan masuk ke wilayah Kabupaten TTU,” tegasna.

Kristo juga menghimbau kepada seluruh masyarakat TTU untuk menjadi pelindung bagi diri sendiri dengan metaati protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. “Kasus Covid-19 di Kabupaten TTU terus bertambah, sehingga kita imbau seluruh masyarakat untuk taat akan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” imbau Kristo. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top