Polres Matim Vaksinasi Massal 7.000 Orang, Kapolres Beber Tahapannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Matim Vaksinasi Massal 7.000 Orang, Kapolres Beber Tahapannya


Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

NASIONAL

Polres Matim Vaksinasi Massal 7.000 Orang, Kapolres Beber Tahapannya


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur (Matim) siap melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal untuk 7.000 orang di kabupaten itu. Target capaian vaksinasi ini guna mengantisipasi lonjakan kasus sekaligus menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).

“Kami siap sukseskan vaksinasi massal ini. Jadi vaksinnya sudah datang sebanyak 700 vial atau 7.000 dosis. Semuanya untuk penyuntikan tahap pertama,” ujar Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, kepada TIMEX saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/6) petang.

AKBP Nugroho menjelaskan, 700 vial vaksin itu akan dibagi dalam dua tahap. Masing-masing tahap 350 vial. Pembagian ini dilakukan karena pihaknya terkendala ketersediaan jarum suntik Auto Disable Syringe (ADS). Meski demikian, kata AKBP Nugroho, pihaknya telah bersepakat dengan Dinas Kesehatan Matim, bahwa pelaksanaan vaksinasi massal dari tanggal 1 – 6 Juli 2021, dilakukan kepada 2000-an orang.

“Jadi untuk tanggal 1 hingga 6 Juli itu, kita lakukan vaksinasi bagi 2.300 orang saja atau 230 vial vaksin. Jadi 350 vial itu, kita belum bisa suntik atau pakai semua. Sisanya nanti baru kita bahas lagi bersama Dinas Kesehatan. Kegiatan ini juga melibatkan pihak TNI. Jadi kerjasamanya, Polri, TNI, dan Dinas Kesehatan,” jelas Kapolres Nugroho.

Mengenai lokasi pelaksanaan vaksinasi, menurut AKBP Nugroho, tidak terpusat di satu lokasi saja. Pada tanggal 1 Juli dilaksanakan Kecamatan Congkar dengan cakupan wilayah pelayana di dua tempat, yakni Watunggong sebanyak 200 dosis dan Lengko Ajang sebanyak 200 dosis. Selanjutnya pada 2 Juli berlangsung di Kecamatan Elar dan Elar Selatan.

AKBP Nugroho menyebutkan, untuk pelayanan vaksinasi di Kecamatan Elar ditargetkan sebanyak 200 dosis. Sementara di Kecamatan Elar Selatan berlangsung empat titik. Yakni di Lempang Paji dengan 100 dosis, Wukir (150 dosis), Runus (100 dosis), dan Mamba sebanyak 100 dosis. Pada 3 – 5 Juli, pelayanan vaksinasi di Kecamatan Borong dengan 1.100 dosis.

“Untuk Kecamatan Borong, rencananya kita laksanakan di aula kantor Camat Borong, terminal Pasar Borong, dan SMK Negeri 1 Borong di Peot. Sementara tanggal 6 Juli itu, pelayanan vaksinasi massal di Sita, Kecamatan Rana Mese dengan jumlah 150 dosis,” sebut Kapolres Nugroho yang menyatakan vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi massal itu adalah jenis Sinovac.

AKBP Nugroho berpesan kepada masyarakat Matim untuk berbondong-bondong datang ke tempat vaksinasi.

Sebelumnya, kata AKBP Nugroho, selama dua hari, pihaknya sudah melakukan vaksinasi bagi 1.200 warga di Matim. “Vaksinasi massal selama dua hari itu mencapai 1.200 orang. Hari pertama itu Sabtu (26/9) sebanyak 320 orang. Hari kedua, Minggu (27/6) sebanyak 940 orang. Kelompok prioritas penerima vaksin ini adalah penduduk yang berusia di atas 18 tahun,” terangnya.

AKBP Nugroho mengatakan, cakupan vaksinasi untuk Kabupaten Matim masih rendah. Sesuai data per 28 Juni 2021, jumlah yang sudah menerima vaksinasi sebanyak 12.391 orang. Dosis pertama diberikan kepada 7.389 orang, dan dosis kedua kepada 5.002 orang.

“Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah. Kita berharap kegiatan vaksinasi massal ini dapat meringankan tugas Satgas Covid-19 dalam menjalan program vaksinasi. Kita juga siap menjemput warga di rumah untuk bisa ikut vaksin Covid-19,” ucapnya.

Dalam kegiatan vaksinasi massal, demikian AKBP Nugroho, masyarakat cukup menyediakan KTP. Pendaftarannya akan melewati proses pemeriksaan tim medis. Apabila dinyatakan layak, maka masyarakat langsung divaksin. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top