Warga Ende Positif Covid-19 Meninggal Saat Karantina Mandiri di Ngada | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Warga Ende Positif Covid-19 Meninggal Saat Karantina Mandiri di Ngada


PEMAKAMAN. Jenazah pasien positif Covid-19 asal Ende saat dimakamkan di TPU Wolo Baja, Kabupaten Ngada, Rabu (30/6). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Warga Ende Positif Covid-19 Meninggal Saat Karantina Mandiri di Ngada


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Angka penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Ngada juga makin mengkhawatirkan. Terkini, satu orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang memilih menjalani karantina mandiri meninggal dunia, Rabu (30/6).

Pasien berusia 59 tahun yang merupakan warga asal Ende ini datang ke Ngada bersama keluarga untuk menghadiri acara sambut baru salah satu anggota keluarganya. Usai acara, ternyata setelah dites dengan rapid test antigen, warga ini dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, Watu Aloysius, S. A. P. kepada TIMEX, Rabu (30/6) membenarkan adanya pasien terpapar Covid-19 yang meninggal dunia. “Benar, ada satu pasien asal Kabupaten Ende meninggal dunia di Kecamatan Bajawa, tadi pagi (30/6). Mereka satu keluarga terpapar Covid-19, dan memilih menjalani isolasi mandiri. Hanya saja salah satu diantara mereka kondisinya semakin parah,” kata Aloysius.

Melihat kondisi si pasien yang semakin parah, lanjut Aloysius, tim medis setempat kemudian melakukan pendekatan dan berupaya membawa pasien tersebut melakukan isolasi di RSUD Bajawa. Namun sang pasien tidak mau mengikuti arahan tim medis.

“Baru tadi pagi diinformasikan kepada pihak rumah sakit untuk dijemput. Setelah dijemput, sesampainya di rumah sakit pasien tersebut meninggal dunia karena terlambat,” sebut Aloysius.

Aloysius menambahkan, pasien yang meninggal itu bertempat tinggal di Kabupaten Ende. Mereka datang ke Ngada tepatnya di Kelurahan Bajawa untuk menghadiri cucunya yang sambut baru. Pasien itu merupakan seorang ibu. “Almarhumah sudah sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Wolo Baja,” ungkapnya.

Dengan kasus kematian ini, hingga saat ini pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Ngada sudah mencapai 10 orang. Semua urusan pemakaman pasien Covid-19 dilakukan dengan menerapkan protokoler pemakaman pasien Covid-19. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top