Distan NTT Berdayakan Lahan 300 Ha di Kabupaten Kupang, Ini Lokasinya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Distan NTT Berdayakan Lahan 300 Ha di Kabupaten Kupang, Ini Lokasinya


SIAP GARAP. Kadis Pertanian NTT, Lecky Kolli dan tim pose bersam petani di lokasi Taiti, Desa Sillu, Kamis (1/7) siang. Lokasi ini siap digarap untuk mendukung program Pemprov NTT, TJPS. (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Distan NTT Berdayakan Lahan 300 Ha di Kabupaten Kupang, Ini Lokasinya


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Potensi lahan pertanian seluas 300 hektare milik petani Desa Silu, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang akan dimanfaatkan untuk menanam jagung. Hal ini menyusul peninjauan langsung lokasi oleh tim terpadu yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian NTT, Lecky Koli dan Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh Abrahama Kalelo, Kamis (1/7) pagi.

Pantauan TIMEX yang ikut ke Desa Sillu, tampak tim terpadu Dinas Pertanian NTT langsung melakukan survei ke sejumlah lokasi yang akan dijadikan lahan penanaman jagung yang akan dilakukan pada musim panas tahun tahun ini. Lokasi yang dikunjungi tim yaitu Oebola di Desa Oebola Luar, Hono dan Taiti di Desa Sillu. Luas lahan yang disurvei untuk ditanami petani seluas 300 hektare tersebar hampir merata di tiga lokasi tersebut.

“Luas lahan yang siap ditanami jagung dalam musim panas tahun ini 300 hektare sudah disepakati dengan petani pemilik lahan, tinggal action lapangan saja,” jelas Lecky Koli.

Lahan seluas 300 hektare yang akan ditanami dengan benih jagung beberapa waktu mendatang merupakan bagian dari upaya maksimal Dinas Pertanian berkolaborasi dengan TNI dan instansi pemerintah terkait lainnya untuk mendukung suksesnya program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) yang dicetuskan Gubernur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi.

“Prinsipnya pemerintah punya keinginan besar untuk meningkatkan produktifitas petani. Harapannya dengan meningkatnya produktifitas lahan petani bisa meningkatkan pula kesejahteraan petani kita. Karena itu, kami akan dukung petani dengan benih jagung yang diproduksi di NTT, juga pupuk beserta sarana produksi lainnya. Intinya kami siap dukung petani yang berusaha meningkatkan kesejahteraannya,” kata Lecky Koli.

Menurut Lecky, salah satu kesulitan mendasar yang dihadapi petani lahan kering di musim panas seperti saat ini adalah ketersediaan air yang berada dibawah permukaan lahan petani. Karena itu Dinas Pertanian NTT menyediakan fasilitas pendukung seperti mesin pompa air dan pompa hidran yang akan disediakan pihak TNI.

“Petani kita semangat untuk olah lahannya, jadi kami pasti dukung. Ada mesin pompa air, ada juga pompa hidran tanpa butuh bahan bakar yang disediakan oleh TNI. Kami siap bantu atasi kesulitan petani yang mau dan semangat bekerja,” janji Lecky. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top