Jadikan Rote Barat Kecamatan Cerdas Berprestasi, YPA-MDR Kirim 13 Tenaga GMGD | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jadikan Rote Barat Kecamatan Cerdas Berprestasi, YPA-MDR Kirim 13 Tenaga GMGD


SIAP MENGABDI. Para GMGD foto bersama Kepala Dinas PKO, Yoseph Pandie dan beberapa pejabat juga staf usai diterima Wabup Rote Ndao, Stefanus M. Saek, di ruang kerjanya, Senin (28/6). Para GMGD ini siap mengabdi di bumi Rote Ndao. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

PENDIDIKAN

Jadikan Rote Barat Kecamatan Cerdas Berprestasi, YPA-MDR Kirim 13 Tenaga GMGD


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menjadikan Kecamatan Rote Barat, satu dari 11 Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao sebagai kecamatan cerdas berprestasi. Komitmen tersebut diwujudnyatakan dengan mengirim 13 Guru Muda Garda Depan (GMGD).

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo, pada acara penyerahan yang dilakukan secara virtual, Senin (28/6) mengatakan, pengiriman GMGD merupakan yang kedua kalinya. Dimana, untuk kali pertama, dilakukan di dua kabupaten, termasuk Kabupaten Rote Ndao.

Herawati menyebutkan, program pengiriman GMGD ini mulai berjalan pada tahun ajaran 2019/2020. Sayangnya, semua tenaga GMGD ditarik dan dipulangkan ke daerah masing-masing akibat pandemi Covid-19. Karena kebanyakan sekolah melakukan pembelajaran secara online.

“Dengan sangat menyesal, karena pandemi Covid-19, mulai merebak pada Maret 2020, maka kami menarik dan memulangkan kembali ke daerah asal masing-masing,” kata Herawati.

Walau sudah dipulangkan, lanjut Herawati, para GMGD masih tetap melanjutkan tugas-tugasnya secara online. Hal itu dilakukan hingga berakhirnya masa periode pada Juni 2020 lalu.

Terhadap tujuan pengiriman 13 tenaga GMGD, kata Herawati, guna mendukung proses akselarasi yang difokuskan untuk memajukan pendidikan masyarakat di Rote Ndao.

“Sebagaimana sejak awal diputuskan, progam GMGD ini dilakukan untuk mendukung proses akselerasi, untuk memajukan pendidikan masyarakat, khususnya di Kecamatan Rote Barat,” kata Herawati.

Ia menyebut, perekrutanya dilakukan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, melalui tes akademik dan wawancara, selanjutnya dibekali secara khusus kemudian diterjunkan ke sekolah-sekolah binaan. “Mereka ini merupakan guru pengajar juga pendidik selama periode satu tahun. Kami mulai dari bulan Juli 2021 hingga Juni 2022,” katanya.

Herawati mengaku, pengiriman GMGD adalah sebagai guru penggerak, dan juga agen pembaharu yang diharapkan mampu melakukan perubahan positif dalam berbagai bidang. Baik secara akademik, karakter, maupun manajemen sekolah.

Oleh sebab itu, terhadap 13 GMGD yang dikirim, Herawati menitipkan harapanya agar dapat menyusun dan menerapkan strategi maupun pendekatan, program-program yang inovatif dan kreatif untuk dapat berperan secara maksimum.

Selain itu, Herawati juga berharap agar para GMGD ini dapat menerapkan berbagai teori dan konsep yang telah dipelajari selama di perguruan tinggi, dan saat melakukan training di Salatiga.

“Mereka diharapkan dapat mendorong dan mengawal sekolah-sekolah sasaran. Sehingga dapat meningkatkan kualitas secara cepat. Dan diharapkan, pada tahun 2023 nanti, semua sekolah-sekolah ini sudah menjadi sekolah yang unggul,” harapnya.

Herawati menambahkan, para GMGD ini juga dibekali dengan implementasi protokol kesehatan. “Karena memang situasinya sekarang masih dalam pandemi, sehingga kami mengharuskan mereka memonitor sekolahnya dalam menerapkan prokes yang sewajarnya,” katanya.

Untuk diketahui, dari 13 GMGD yang dikirim YPA-MDR ini akan ditempatkan di 13 sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Rote Barat. Rinciannya 9 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Para GMGD tingkat SD ini, yakni:

1. Dian Evelina Sahaya Ami (SDN Oenggaut)
2. Meta Yulia Sari (SDN Bo’a)
3. Yolanda Dhika Andani (SDI Andaiko)
4. Mawinda Sardoni Baimau (SDI Sedeoen)
5. Maria Angelina Dadi (SDI Oenitas)
6. Syukeyath Da Trus Pandong (SDN Manggis)
7. Metusalak Oemolos (SDN Rinalolon)
8. Albertus Sigit Pradipta (SD GMIT Mbueain)
9. Anderias Banu Prasipto (SD GMIT Oelolot)

Sedangkang untuk jenjang SMP, terdiri dari 4 sekolah negeri, yakni:

1. Jati Lasworo Asih (SMP Negeri 1)
2. Mei Andini (SMP Negeri 2)
3. Surya Enjang Krisdiantoro (SMP Negeri 3)
4. Dewi Nova Yulianawati (SMP Negeri Satu Atap/Satap)

“Terima kasih, kami, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, mengucapkan kepada Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR), yang begitu peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah kami. Tentu, kami menerima dan mengapresiasi, terhadap kepedulian ini,” kata Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek, yang dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Yoseph Pandie, saat menerima ke-13 GMGD di ruang kerja Wabub Rote Ndao, Senin (28/6) lalu. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top