Kasus Meningkat, TNI-Polri Semprot Disinfektan di Kota Kefamenanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Meningkat, TNI-Polri Semprot Disinfektan di Kota Kefamenanu


TAK TERTIB PROKES. Tim Gabungan TNI-Polri dan lintas sektor saat melakukan penerapan protokol kesehatan di sejumlah area publik di Kota Kefamenanu. Tampak warga yang tak tertib prokes mendapat sanksi push up oleh aparat gabungan. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kasus Meningkat, TNI-Polri Semprot Disinfektan di Kota Kefamenanu


Tertibkan Warga Tak Taat Prokes

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim Gabungan dari Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) bersama Kodim 1618/TTU, Dinas Kesehatan dan BPBD TTU melakukan pendisiplinan protokol kesehatan, pelaksanaan 3T dan 3M, pembagian masker gratis, dan pelaksanaan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum di Kota Kefamenanu.

Kegiatan gabungan yang dipimpin langsung Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas bersama Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi tersebut dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di TTU. Pasalnya, dalam sepekan terakhir ini kasus Covid-19 meningkat secara signifikan dan merubah status dari zona hijau menjadi zona merah Covid-19.

Pantauan langsung TIMEX, tim gabungan menggunakan mobil water canon milik Polres TTU dan mobil pemadam kebakaran milik BPBD TTU melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum yang ada di TTU.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas kepada TIMEX, Rabu (30/6) mengatakan, sesuai instruksi Kapolda NTT, pihaknya menggandeng Kodim 1618/TTU dan Pemerintah Daerah untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di area-area publik yang ada di Kota Kefamenanu.

Dalam kegiatan gabungan itu, pihaknya juga melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan, pelaksanaan 3T & 3M, dan pembagian masker gratis guna menekan angka penyebaran kasus Covid-19 di TTU.

BACA JUGA: Tegakkan Disiplin Prokes Covid-19, Dandim TTU: Tak Pakai Masker Sanksi Push Up 10 Kali

“Kita melakukan penyemprotan disinfektan di area-area publik. Ini merupakan instruksi Kapolda dan dilaksanakan serentak di seluruh NTT. Penyemprotan disinfektan diutamakan pada lokasi kerumunan massa seperti gereja, masjid, BUMN, dan pasar,” ungkap Nelson.

Menurut Nelson, kegiatan tersebut dilaksanakan menyusul meningkatnya angka pasien positif Covid-19 di wilayah NTT secara keseluruhan termasuk di TTU. Saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 di TTU berjumlah 41 kasus. Jumlah tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir.

“Kita melibatkan rekan-rekan Kodim, Dinas Kesehatan, maupun BPBD. Kita lakukan ini karena angka penyebaran Covid-19 di NTT naik dalam beberapa waktu belakangan ini. TTU saja sudah naik sampai 41 Kasus,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi mengatakan, kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan tersebut dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian dari TNI-Polri dalam mendukung Pemerintah Daerah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di TTU.

Pasalnya, saat ini kasus positif Covid-19 di TTU terus bertambah dari berbagai klaster baik itu klaster transmisi lokal dan pelaku perjalanan. “Kegiatan penerapan disiplinan protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan bersama TNI-Polri tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di TTU sehingga kita harus sterilkan tempat-tempat umum yang menjadi pusat keramaian dari masyarakat,” ungkap Roni.

Adapun sasaran dari kegiatan penerapan disiplin prokes dan penyemprotan disinfektan adalah Kantor Bupati TTU, RSUD Kefamenanu, RSU Leona, Bank BRI, Terminal Kefamenanu, Bank NTT, Bank BNI, Bank Mandiri, perempatan JabalMart pasar lama, perempatan lampu merah tulip, perempatan lampu merah terminal, perempatan kilometer 2, Gereja Petra dan Pertamina kilometer 2, dan Masjid kilometer 4. Lainnya di Pertigaan Dalehi, pertigaan Tugu HKSN, pertokoan pasar lama, pertokoan area Hotel Victory 2, dan Masjid Agung Nurul Fallah.

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan imbauan kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19. Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu, pihaknya juga menjelaskan tentang upaya tracking, testing, dan treatment (3T), dan vaksin Covid-19.

“Kita berharap langkah yang kita tempuh dapat menekan penyebaran virus Covid-19. Kita imbau masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan mengingat jumlah pasien positif covid-19 di wilayah kita semakin meningkat. Mari kita sama-sama berjuang menekan penyebaran Covid-19 di wilayah TTU,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top