Kenalan karena Telepon Nyasar, Nasib Gadis Ini Sungguh Memilukan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kenalan karena Telepon Nyasar, Nasib Gadis Ini Sungguh Memilukan


Tim Buser Polres Malaka saat mengamankan Alfon (tengah), pelaku yang diduga memperkosa gadis AMA secara paksa. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Kenalan karena Telepon Nyasar, Nasib Gadis Ini Sungguh Memilukan


Tim Buser Polres Malaka Bekuk Pemerkosa Gadis Halilulik

BETUN, TIMEXKUPANG.com-Apresiasi diberikan kepada Tim Buser Satuan Reskrim Polres Malaka atas keberhasilan menangkap pelaku pemerkosa seorang gadis berusia 20 tahun berinisial AMA.

Kapolres Malaka, AKBP Rudy J. J. Ledo, SH., SIK didampingi Kasat Reskrim, IPTU Jamari, SH.,MH., kepada jurnalis di Betun, Kamis (1/7), menjelaskan bahwa kasus pemerkosaan tersebut terjadi pada Rabu (9/6/2021) sekira pukul 22.00 Wita, bertempat di Dusun Betahu, Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka. Tepatnya di rumah milik tersangka AM alias Alfon, 35.

Menurut AKBP Rudy, awalnya korban mengenal tersangka lewat HP yang secera kebetulan nomor atau kontaknya yang nyasar. Dari situ, selanjutnya terjadi komunikasi yang intens di antara pelaku dan korban. Keduanya lalu janjian untuk bertemu di Halilulik.

Setelah bertemu, tersangka mengajak korban untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor milik pelaku. Ternyata ajakan jalan-jalan oleh pelaku ini hanya kedok untuk memuluskan niat jahatnya. Waktu itu korban dibawa ke rumah tersangka. Saat itu, korban merasa heran karena pelaku mengambil HP korban secara paksa lalu dimatikan.

Pada malam harinya, kisa memilukan dialami korban, dimana tersangka menyetubuhi korban secara paksa sebanyak satu kali. Keesokan harinya, Kamis, 10 Juni 2021, sekira pukul 23.00 Wita, tersangka kembali melakukan persetubuhan secara paksa terhadap korban. Perkosaan ini kembali dilakukan pelaku terhadap korban pada hari berikutnya, Jumat (11/6/2021) sekira pukul 23.09 Wita.

Pelaku baru mengantarkan kembali korban ke Halilulik pada Sabtu (12/6/2021) sekira pukul 14.09 Wita. Saat itu pelaku menurunkan korban di jalan raya depan gereja, dan saat itu tersangka mengancam akan membunuh korban jika memberitahukan peristiwa pemerkosaan itu.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Tasifeto Barat. Dari Polsek, korban diantar ke Rumah Sakit Katholik Marianum, dan sesampainya di RS, korban pingsan sehingga sempat dirawat inap selama dua hari.

Setelah menerima laporan itu, kata AKBP Rudy, pihaknya melalui tim Buser Polres Malaka langsung bergerak mencari pelaku dan berhasil menangkapnya pada Rabu (30/6). “Benar tersangka sudah diamankan Tim Buser tadi malam (30/6),” ungkap AKBP Rudy.

Untuk diketahui penangkapan tersangka dipimpin langsung Kanit Buser, Bripka Ibrahim Abdulah Abas dan Kanit PPA, Bripka Urip Hartami. Atas perbuatannya, tersangka AM terancam hukuman 12 tahun penjara lantaran melanggar pasal 285 KUHP atas tindak pidana perkosaan. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top