Pemkab Malaka Buka Pendaftaran CPNS, Tersedia 675 Formasi, Dominasi Nakes dan PPPK Guru | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkab Malaka Buka Pendaftaran CPNS, Tersedia 675 Formasi, Dominasi Nakes dan PPPK Guru


Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, BKSDM Kabupaten Malaka, Hendry Manek. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Pemkab Malaka Buka Pendaftaran CPNS, Tersedia 675 Formasi, Dominasi Nakes dan PPPK Guru


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka resmi menerima pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) mulai Rabu (30/6). Tahun ini, alokasi CPNS untuk Kabupaten Malaka sebanyak 675 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKSDM) melalui Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, Handry Manek kepada TIMEX di Betun, Kamis (1/7), menjelaskan, sesuai peraturan MenPAN dan RB Nomor 603 tahun 2021, Pemkab Malaka mendapat kuota sebanyak 675 formasi. Jumlah ini untuk penerimaan jalur CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Khusus untuk jalur PPPK dibagi lagi untuk PPPK guru dan non guru.

Handry mengatakan bahwa BKSDM merupakan perpanjangan tangan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mendapat bagian memproses penerimaan sampai pemberkasan NIP untuk CPNS dan PPPK non guru. Sedangkan PPPK guru dikembalikan ke Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu secara nasional.

“Kalau di kabupaten, teknisnya ada di Dinas P dan K. Terkait guru PPPK karena di BKSDM hanya mengumumkan formasi untuk persyaratan, seleksinya dilaksanakan oleh Dinas P dan K karena CPNS dan PPPK guru itu seleksinya mengunakan Cat BKN, semetara PPPK non guru mengunakan Cat UNBK sekolah,” jelas Hendry.

Hendry melanjutkan, untuk persyaratan berlaku secara nasional seperti seleksi CPNS tahun lalu. Sedangkan pembukaan pendaftaran sesuai keputusan BKN dimulai 30 Juni 2021 pukul 00:00 sampai 21 Juli 2021, pukul 00.00.

“ Tadi saya cek portal sscasn.bkn.go.id sudah terbuka dan ada yang sudah mendaftar. Prosesnya yang bersangkutan pertama mendaftar akun, setelah akunya terdaftar harus login untuk proses pengisian biodata pribadi lalu proses pengisian formasi dan kemudian sampai cetak kartu ujian,” jelasnya.

Terkait teknis pelaksanaan pendaftaran, menurut Hendry, berlangsung secara online karena pertimbangan pandemi Covid-19. Jadi panitia CPNS di BKSDM Malaka tidak menerima berkas fisik, namun melakukan verifikasi online terhadap berkas persyaratan yang telah di unggah secara online oleh masing-masing peserta.

“Jadi semua syarat harus di-scan asli, hanya akreditasi kampus dan jurusan yang bisa foto copy, karena tidak mungkin mahasiswa yang dapat asli. Selain itu harus scan dokumen asli tidak boleh foto copy. Jadi untuk verifikasi panitia, setelah yang bersangkutan daftar di BKN secara online, nanti BKN berikan aplikasi untuk verifikator untuk verifikasi pendaftar,’’ katanya.

Menjawab media ini terkait dominasi formasi atas kuota yang diberikan pemerintah pusat, Hendry mengaku bahwa tahun ini Malaka menerima CPNS tenaga kesehatan dan PPPK guru.

“Kita tahun ini bersyukur karena dari pemerintah pusat memberikan kuota bagi yang berijazah SMA untuk Satpol PP sebanyak 20 orang dan pemulasaran jenazah dua orang,” ungkapnya.

Hendry menambahkan, bagi calon pendaftar yang akan mendaftar melalui orang lain agar meminta atau mengingat pasword-nya karena sesuai pengelaman tahun lalu, ada CPNS saat memasuki ruangan tes tidak mengetahui pasword-nya sehingga ia mengalami kesulitan. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top