Unimor-Kejaksaan Teken MoU, Kajari TTU: Punya Nilai Strategis | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Unimor-Kejaksaan Teken MoU, Kajari TTU: Punya Nilai Strategis


NASKAH MoU. Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, SH., MH saat menyerahkan naskah MoU kepada Rektor Unimor, Dr. Stefanus Sio, MP. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PENDIDIKAN

Unimor-Kejaksaan Teken MoU, Kajari TTU: Punya Nilai Strategis


Kerja Sama Bidang Hukum Perdata dan TUN

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Civitas Akademika Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memerandum of Understanding (MoU) terkait dukungan pendampingan hukum dalam setiap kegiatan dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di daerah perbatasan RI-RDTL tersebut.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di aula Kajari TTU, Kamis (1/7) lalu itu dihadiri Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila bersama jajaran dan Rektor Unimor, Stefanus Sio bersama jajaran.

Adapun ruang lingkup dari nota kesepahaman tersebut meliputi penyelenggaraan pendidikan, termasuk program merdeka belajar, kampus merdeka, penelitian, pelatihan dan pengabdian pada masyarakat, peningkatan dan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), pembentukan pusat kajian kejaksaan, pengembangan kapasitas kelembagaan, pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya di bidang perdata dan tata usaha negara (TUN) dan bidang lain yang disepakati.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Kamis (1/7) mengatakan, penandatanganan MoU antara civitas akademika Unimor bersama Kejaksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dari pihak kejaksaan dalam mendukung pembangunan di lembaga PT tersebut.

Dikatakan, dalam Undang-undang secara jelas memberikan kewenangan kepada kejaksaan untuk memberikan pendampingan hukum bagi pemerintah, lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah lainnya. Selain itu, pendampingan hukum juga bisa diberikan kepada BUMN maupun BUMD.

“Kerja sama ini dilakukan agar kita bisa mencegah jangan sampai ada tindakan yang merugikan keuangan negara, intinya agar kita bisa bersama-sama membangun Unimor dengan baik sehingga apa yang menjadi visi-misi dari Unimor dapat diwujudkan,” tuturnya.

Roberth menambahkan, penandatanganan MoU tersebut dilakukan lantaran pihaknya memandang pembangunan sinergi dengan perguruan tinggi khususnya Unimor memiliki nilai yang sangat strategis.

Melalui kerjasama ini, lanjut Roberth, Kejaksaan menyakini Unimor mampu menciptakan sumber daya berkualitas dan dapat memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan institusi. “Kami siap membantu apapun yang dibutuhkan Universitas Timor dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Kami pastikan bekerja secara maksimal dan profesional. Karena kejaksaan memegang prinsip menjaga tata usaha negara termasuk Universitas Timor dalam masalah hukum,” pungkasnya.

Sementara, Rektor Unimor, Stefanus Sio mengatakan, kemitraan yang terjalin menjadi suatu kehormatan bagi Unimor.

Dikatakan, melalui kerjasama ini, pihaknya meyakini akan semakin meningkatkan semangat dan memperkokoh langkah Unimor untuk berkontribusi bagi negara. “Penandatanganan MoU ini merupakan jawaban terhadap tuntutan regulasi dan kurikulum Perguruan Tinggi. Dimana setiap Perguruan Tinggi harus melakukan MoU dengan dinas, instansi terkait termasuk Kejaksaan Negeri TTU,” ungkap Stefanus.

Stefanus berharap, melalui kerjasama tersebut, apa yang diamanatkan dalam regulasi, tuntutan kurikulum merdeka belajar dapat diimplementasikan terutama pembinaan dan pendampingan hukum. “Kami berharap, dengan jalinan kerjasama ini bisa membantu untuk pengawasan, pembinaan hal-hal yang berkaitan dengan hukum khususnya di bidang datun,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top