Kasus Covid-19 di Manggarai Bertambah 129 Orang, Sudah Vaksin 14.780 Orang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Covid-19 di Manggarai Bertambah 129 Orang, Sudah Vaksin 14.780 Orang


Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai, Lody Moa. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kasus Covid-19 di Manggarai Bertambah 129 Orang, Sudah Vaksin 14.780 Orang


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 terkini. Kasus terkonfirmasi positif selama empat hari, sejak 29 Juni hingga 3 Juli 2021, bertambah sebanyak 129 orang. Dengan demikian, kini di Manggarai sudah ada 2.428 kasus.

“Per 2 Juli 2021, total kasus Covid-19 di Kabupaten Manggarai berjumlah 2.428 orang. Keadaan per 29 Juni, 2.299 orang. Hampir setiap hari ada penambahan kasus baru,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa kepada TIMEX, Sabtu (3/7) petang.

Lody yang saat itu bersama Kabid P2P, Dinas Kesehatan Manggarai, Asumta Jone mengatakan, dalam sehari saja, yakni Jumat (2/7), ada penambahan 26 kasus baru. Dari 2.428 kasus Covid-19 di Manggarai, merupakan hasil akumulasi dari pemeriksaan rapid tets antigen positif, serta hasil RT-PCR dan TCM. Khusus untuk hasil rapid test antigen positif ada 2.222 kasus.

Sementara pasien meninggal, kata Lody, berjumlah 10 orang. Sementara pasien sembuh sebanyak 1.967 orang, dan sedang diisolasi 245 orang. Sedangkan untuk hasil pemeriksaan RT-PCR dan TCM, ada 206 kasus. Meninggal dunia 17 orang. Sembuh 188 orang, dan sedang dipantau 1 orang. “Penambahan kasus ini tersebar di 12 kecamatan,” ungkap Lody.

Lody mengatakan, kasus aktif yang sedang dirawat saat ini berjumlah 246 orang. Kasus terbanyak ada di Kecamatan Wae Rii dengan 69 kasus. Menyusul Kecamatan Langke Rembong dengan 52 kasus. Lalu Kecamatan Satar Mese Barat diurutan ketiga dengan 37 kasus. Di posisi keempat ada Kecamatan Ruteng dengan 24 kasus. Kelima, Cibal Barat dengan 20 kasus. Selain itu, Kecamatan Satar Mese dengan 17 kasus.

Untuk kasus Covid-19 di Kecamatan Satar Mese ini, ada 16 kasus dari hasil rapid test antigen positif, dan 1 kasus berdasarkan hasil RT-PCR dan TCM. Di Kecamatan Reok Barat ada 9 kasus, Cibal (6 kasus), Satar Mese Utara (5 kasus), Rahong Utara (5 kasus), Lelak (1 kasus), dan kecamatan Reok 1 kasus.

Program Vaksinasi

Sementara itu, terkait cakupan vaksinasi di Manggarai, menurut Lody, dari target 50.206 sasaran sesuai pusat data dan informasi (Pusdatin), yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama sebanyak 25.394 orang. Sementara untuk dosis kedua mencapai 14.780 orang. Untuk tenaga kesehatan (Nakes) saja belum 100 persen karena belum ada yang menerima suntikan dosis kedua.

Lody melanjutkan, dari 2.131 target Pusdatin untuk Nakes, cakupan vaksinasi tahap pertama mencapai 2.978 orang atau 135,05 persen. Sementara pada dosis kedua, vaksinasi Nakes baru mencakup 2.715 orang atau 94,33 persen. Bagi pelayan publik target Pusdatin sebanyak 24.169. Vaksin tahap I pada pelayan publik ini baru mencakup 18.180 orang atau 75,22 persen.

Dosis II untuk pelayan publik ini, baru mencakup 9.812 orang atau 53,97 persen. Kategori Lansia dari sasaran 23.906 orang, yang sudah divaksin dosis pertama baru 4.336 orang atau 18,13 persen. Lalu dosis kedua Lansia mencakup 2.253 orang atau 51,96 persen.

“Ini data per 3 Juli 2021. Vaksinasi guru itu masuk di pelayan publik. Khusus vaksinasi guru, yang sudah divaksin dengan dosis pertama mencakup 6.698 orang. Kegiatan vaksinasi ini masih terus berlangsung,” kata Lody.

Lody menambahkan, daya tampung fasilitas yang Pemkab Manggarai sediakan untuk isolasi pasien Covid-19 sebanyak 124 tempat tidur. Fasilitas itu tersedia di Wisma Atlet Stadion Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong. Sementara yang sudah terisi sebanyak 63 tidur.

“Oksigen juga tersedia. Jumlahnya mencukupi. Ruangan untuk isolasi terpusat, Manggarai masih banyak tempat tidur tersedia. Terkait ruangan bertekanan negatif, dari fasilitas yang ada, itu juga tersedia,” bilang Lody.

Sementara untuk RSUD dr. Ben Mboi, khusus untuk pasien Covid-19 dengan kategori parah dan penanganan serius dari dokter. Ada juga pasien lain, yang melakukan isolasi mandiri di rumah dengan tetap dipantau tenaga medis. Pemerintah tentu terus mengajak semua pihak, untuk bersama mencegah penyebaran Covid-19.

“Adanya lonjakan kasus, Pemda Manggarai meminta kepada masyarakat agar patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan demi mencegah dan terhidar dari penyebaran Covid-19. Mari kita sama-sama menjaga. Sayangi diri dan juga orang lain,” pinta Lody. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top