WASPADA!!! Sepekan Tambah 391 Kasus Baru, Kota Kupang Tersisa 2 Kelurahan Zona Hijau | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

WASPADA!!! Sepekan Tambah 391 Kasus Baru, Kota Kupang Tersisa 2 Kelurahan Zona Hijau


Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

WASPADA!!! Sepekan Tambah 391 Kasus Baru, Kota Kupang Tersisa 2 Kelurahan Zona Hijau


27 Kelurahan Zona Merah, Pemkot akan Revisi SE Wali Kota

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kasus Covid-19 di Kota Kupang terus saja meningkat. Jumlah kasus terkonfirmasi positif naik secara signifikan. Seluruh warga Kota Kupang diminta tetap waspada dan tidak main-main dengan penerapan protokol kesehatan.

Data menunjukan bahwa dalam sepekan terakhir, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang naik sampai 391 kasus. Secara harian sejak Senin (28/6), terdapat penambahan 21 kasus. Besoknya, Selasa (29/6) tambah lagi 35 kasus. Pada Rabu (30/6) bertambah hingga 61 kasus dalam sehari. Kemudian pada Kamis (1/7), bertambah jadi 65 orang. Pada Jumat (2/7) meningkat lagi 88 kasus, dan pada Sabtu (3/7), bertambah 121 kasus.

Bahkan saat ini, dari 51 kelurahan di Kota Kupang, hanya dua kelurahan yang masih zona hijau, yakni Kelurahan Tode Kiser dan Mantasi.

Sementara 12 kelurahan masuk zona kuning atau jumlah kasus aktif 1 sampai 5 kasus, dan 10 kelurahan masuk zona orange atau jumlah kasus aktif mencapai 6 sampai 10 kasus. Sedangkan 27 kelurahan masuk zona merah dengan jumlah kasus aktif di atas 10.

Sementara itu, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih dirawat sebanyak 654 orang. Dirawat di rumah sakit 75 orang, dan yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) sebanyak 579 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, menyikapi peningkatan kasus yang signifikan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menjadwalkan rapat
pada Senin (5/7) untuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Kupang. SE itu terkait upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Kupang.

“Penambahan kasus yang sangat tinggi ini, perlu diikuti dengan langkah tegas. Pada rilis terakhir yang dikeluarkan oleh pemerintah pada Sabtu, 3 Juli kemarin, terjadi penambahan kasus sebanyak 121 orang, dan junlah ini cukup banyak. Oleh sebab itu, pemerintah sudah bersiap untuk melakukan perubahan terhadap Surat Edaran Wali kota Kupang, terkait dengan penerapan PPKM mikro, yang dikeluarkan pada tanggal 22 Juni sampai tanggal 5 Juli 2021,” kata Ernest saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu (4/7).

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Tersisa 9 Kelurahan di Kota Kupang yang Zona Hijau

Ernest mengatakan, hal-hal yang akan dipertegas yaitu membatalkan dan menghentikan semua kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Baik itu pesta, syukuran, dan lainnya ditiadakan di semua wilayah di Kota Kupang.

“Jadi tidak ada lagi kegiatan pesta dan syukuran yang mengumpulkan banyak orang di semua wilayah kelurahan di Kota Kupang. Sementara untuk tempat makan, restoran, mall, dan lainnya, akan dibatasi jam operasionalnya. Para pemilik usaha wajib menyediakan tempat cuci tangan, sabun, dan alat pengukur suhu,” tegasnya.

Ernest melanjutkan, semua kegiatan ibadah baik di gereja dan masjid juga akan ditinjau kembali, karena untuk daerah berzona merah dilarang melakukan kebaktian, dan saat ini mayoritas kelurahan di Kota Kupang sudah berstatus zona merah.

Terkait PPKM darurat, kata Ernest, tentunya jika kasus terus bertambah pemerintah akan mengarah ke PPKM darurat. Karena itu semua pihak, pemerintah, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pihak swasta, pelaku usaha, dan masyarakat luas, harus bersama-sama menekan angka kasus Covid-19 dengan tetap mematuhi prokes. “Jika kasus korona terus naik secara signifikan, bukan tidak mungkin pemerintah akan mengarah ke PPKM darurat,” katanya.

Menyinggung soal kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, dalam hal ini peserta diklat CPNSD NTT, dimana beberapa peserta terkonfirmasi positif, Ernest berharap pihak penyelenggara kegiatan segera menindaklanjuti agar jangan sampai terjadi penularan yang lebih luas.

“Karena ada beberapa pejabat eselon III dan IV maupun CPNSD Provinsi yang sementara melakukan kegiatan pra jabatan, terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga perlu dilakukan peninjauan kembali agar kegiatan ini bisa dilakukan secara daring saja,” pintanya. (mg25)

Data Persebaran Kasus Covid-19 per Kelurahan di Kota Kupang
(Update 3 Juli 2021):

1. Kelurahan Fatululi: 41 kasus
2. Kelurahan Manutapen: 33 kasus
3. Kelurahan Liliba: 31 Kasus
4. Kelurahan Kelapa Lima: 30 kasus
5. Kelurahan Naikoten I: 28 kasus
6. Kelurahan Oesapa: 28 kasus
7. Kelurahan Maulafa: 26 kasus
8. Kelurahan Oepura: 26 kasus
9. Kelurahan Kayu Putih: 23 Kasus
10 Kelurahan Oebobo: 21 kasus
11. Kelurahan Penfui: 19 kasus
12. Kelurahan Sikumana: 19 kasus
13. Kelurahan Oebufu: 18 kasus
14. Kelurahan Oesapa Selatan: 18 kasus
15. Kelurahan Kolhua: 17 kasus
16. Kelurahan Oeba: 17 kasus
17. Kelurahan Kanino: 16 kasus
18. Kelurahan Namosain: 16 kasus
19. Kelurahan Nunleu: 14 kasus
20. Kelurahan Oetete: 14 kasus
21. Kelurahan Bello: 13 kasus
22. Kelurahan Fontein: 13 kasus
23. Kelurahan Oesapa Barat: 13 kasus
24. Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM): 13 kasus
25. Kelurahan Nun Baun Delha (NBD): 12 kasus
26. Kelurahan Fatubesi: 11 kasus
27. Kelurahan Pasir Panjang: 11 kasus
28. Kelurahan Bakunase: 10 kasus
29. Kelurahan Bakunase II: 9 kasus
30. Kelurahan Manulai II: 8 kasus
31. Kelurahan Naikoten II: 8 kasus
32. Kelurahan Airnona: 8 Kasus
33. Kelurahan Fatufeto: 7 kasus
34. Kelurahan Penkase Oeleta: 7 kasus
35. Kelurahana Naimata: 7 kasus
36. Kelurahan Alak: 6 kasus
37. Kelurahan Lasiana: 6 Kasus
38. Kelurahan Naioni: 5 kasus
39. Kelurahan Solor: 5 Kasus
40. Kelurahan Merdeka: 4 Kasus
41. Kelurahan Nefonaek: 4 Kasus
42. Kelurahan Butuplat: 2 kasus
43. Keluraha Fatukoa: 3 kasus
45. Kekurahan Naikolan: 3 kasus
45. Kelurahan LLBK: 2 kasus
47. Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS): 2 kasus
48. Kelurahan Nunhila: 2 kasus
49. Kelurahan Airmata: 1 kasus
50. Kelurahan Bonipoi: 1 kasus

Catatan:

Urutan 1 – 27: Zona Merah

Urutan 28 – 37: Zona Orange

Urutam 38 – 50: Zona Kuning

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top