Peringati HUT Ke-59, Bank NTT Cabang Betun Gelar Baksos dan Buat Rekening untuk Anak PAUD | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Peringati HUT Ke-59, Bank NTT Cabang Betun Gelar Baksos dan Buat Rekening untuk Anak PAUD


Manajemen Bank NTT Cabang Betun foto bersama usai kegiatan bakti sosial di pasar harian Beiabuk, Betun, Kabupaten Malaka, Jumat (2/7). (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

BISNIS

Peringati HUT Ke-59, Bank NTT Cabang Betun Gelar Baksos dan Buat Rekening untuk Anak PAUD


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Bank NTT melaksanakan berbagai aneka kegiatan, mulai dari kantor pusat hingga kantor cabang. Misalnya Bank NTT Cabang Betun beserta beberapa Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Kas di Kabupaten Malaka menyemarakkan HUT ini dengan kegiatan bakti sosial (Baksos).

Kegiatan baksos yang dilaksanakan itu adalah membersihkan sampah serta membagi-bagikan masker secara gratis untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lokasi pasar harian Beiabuk, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Jumat (2/7).

Selain itu juga, ada kegiatan lain berupa pembukaan rekening tabungan untuk anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD) yang sudah dilakukan sejak pekan lalu. “Kegiatan hari ini berkaitan dengan hari ulang tahun Bank NTT yang jatuh pada (17/7) mendatang, sehingga Bank NTT adakan kegiatan bakti sosial. Misalnya membagikan masker secara gratis serta dengan kegiatan lain seperti pembukaan buku rekening tabungan untuk anak-anak PAUD yang sudah dilakukan sejak minggu lalu,” ungkap Pimpinan Bank NTT Cabang Betun, Arnoldus Siku kepada TIMEX usai baksos, Jumat (2/7).

Dikatakan, seharusnya kegiatan dalam rangka menyongsong HUT ke-59 Bank NTT ini dilakukan bersama komunitas disabilitas atau di panti asuhan, namun di Kabupaten Malaka belum ada sehingga sesuai petunjuk Kantor Pusat maka Bank NTT memilih untuk melakukan kegiatan di pasar harian Beiabuk.

“Sesuai petunjuk dari kantor pusat kegiatan ini harusnya bersama para penyandang disabilitas atau di panti asuhan namun karena di sini tidak ada sehingga kami berkonsultasi dengan kantor pusat untuk mohon petunjuk dari kantor pusat sehingga tempat yang cocok disini hanya di pasar. Kalau di jalan dan di lapangan setiap pagi sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan sehingga kita lebih memilih di pasar harian Beiabuk,” ungkapnya.

Arnol juga menegaskan kegiatan akhir pekan lalu tidak menggangu jam operasional kantor karena kegiatan dilakukan pada sore hari dan itu sudah di luar jam kantor. “Kegiatan ini tidak menggangu jam operasional kantor karena kegiatan ini sudah di luar jam kantor. Jadi kita, baik karyawan tetap maupun outsourching bergabung semua di cabang untuk kita lakukan bakti sosial,” katanya.

Kredit Merdeka

Ia menambahkan, selain kegiatan bakti sosial dalam menyongsong HUT ke-59 Bank NTT, perlu diketahui bahwa sejak tahun lalu Bank NTT sudah meluncurkan salah satu program dari Bank NTT seperti program Kredit Merdeka.

“Kredit Merdeka ini sudah dilakukan dari tahun lalu. Dimana besar pinjaman maksimal yang diberikan oleh Bank NTT itu sebesar Rp 5.000.000,” katanya.

Terkait Kredit Merdeka, lanjut Arnol, pihak Bank NTT memberikan tanpa jaminan dan tanpa bunga sehingga yang dikembalikan hanya modal pinjaman dari Bank NTT. “Namun kredit tersebut tidak serta merta kita berikan tapi petugas harus turun untuk melakukan survei dulu kalau ada usaha pasti kita akan kasih. Dan itu tidak lama prosesnya, palingan satu hari sudah bisa diambil,” jelasnya.

Terkait dengan perputaran ekonomi pasar harian Beiabuk, pihak Bank NTT sebagai bank milik pemerintah daerah tentu akan tetap bersinergi dalam mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka demi peningkatan perputaran ekonomi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Sebagai bank milik pemerintah daerah tentu kita akan mendengar dari pemerintah daerah. Kalau pemerintah siapkan lahan tentu kita akan membantu,” tutup Arnol. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top