Di NTT, 28 Anak Terpapar Covid-19, Ende Terbanyak | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Di NTT, 28 Anak Terpapar Covid-19, Ende Terbanyak


Kabid P2P Dinas Kesehatan NTT, Erlina R. Salmun. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Di NTT, 28 Anak Terpapar Covid-19, Ende Terbanyak


Vaksin Belum Tersedia, Vaksinasi Khusus Anak Belum Jalan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Penyebaran virus korona di wilayah NTT terus bertambah. Virus ini tidak saja menimpa orang dewasa, namun anak-anak pun turut menjadi korban.

Berdasarkan data yang dihimpun TIMEX dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Senin (5/7), menyebutkan bahwa anak-anak yang terpapar Covid-19 di seluruh NTT mencapai 28 orang. Jumlah ini tersebar di tiga kabupaten/kota.

“Data per 4 Juli 2021, jumlah anak umur 0 sampai dengan 18 tahun yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 28 orang, terdiri dari laki-laki sembilan anak dan perempuam 19 anak,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan NTT, Erlina R. Salmun saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/7).

Erlina menjelaskan, dari 28 anak yang terpapar Covid-19 itu, sebanyak 26 anak menjalani isolasi mandiri (Isoman), satu orang menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit, sedangkan satu anak sudah dinyatakan sembuh.

Erlina menyebutkan, puluhan anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini tersebar ditiga daerah, yakni Kota Kupang, Ende, dan Kabupaten Belu. Angka penularan bervariasi. “Paling banyak di Ende dengan 10 anak, sedang Belu dan Kupang masing-masing sembilan orang,” ungkap Erlina.

Vaksinasi Anak

Sementara terkait pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 untuk kelompok anak umur 12 sampai 18 tahun di wilayah NTT, menurut Erlina hingga saat ini belum dilakukan. Alasannya karena sampai kemarin, Dinas Kesehatan NTT belum memiliki stok vaksin Sinovac produksi PT Biofarma bagi kelompok anak usia 12-18 tahun sebagaimana ketentuannya.

“Sampai saat ini kita di NTT belum kebagian vaksin untuk anak. Saat ini baru diberlakukan di Jawa dan Bali. Tapi kami sudah terima surat edarannya bahwa vaksinasi untuk anak bisa memakai dosis vaksin Sinovac yang ada saat ini untuk anak-anak. Hanya saja kandungannya berbeda. Kalau untuk dewasa kandungannya 1.000 per 0,5 ml, untuk anak sedang yaitu 600. Tapi kami masih harus klarifikasi. Jadi kalau sekarang disuruh vaksin anak, saya belum bisa layani,” tandas Erlina.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Marius Ardu Jelamu mengakui sesuai data kasus Covid-19 yang terdata hingga Minggu (4/7), jumlah kasus Covid-19 di NTT menunjukan penambahan cukup signifikan, yaitu sebanyak 1.003 kasus baru.

Penambahan kasus baru ini tersebar di 15 kabupaten/kota, yaitu:

1. Kabupaten Flores Timur: 376 orang
2. Manggarai Timur: 252 orang
3. Manggarai Barat: 84 orang
4. Kota Kupang: 81 orang
5. Nagekeo: 79 orang
6. Ende: 50 orang
7. Sumba Barat Daya: 22 orang
8. Sumba Timur: 19 orang
9. Ngada: 18 orang
10. Manggarai: 15 orang
11. TT: 13 orang
12. Alor: 11 orang
13. Belu : 6 orang
14. Sabu Raijua: 6 orang
15. Rote Ndao: 1 orang.

“Pak gubernur sudah perintahkan kepada semua pimpinan daerah supaya lebih serius melakukan upaya pemutusan mata ranta penyebaran Covid-19, yaitu dengan melakukan tracing, testing, dan treatment serta mengontrol dan mengawasi pergerakan masyarakat di wilayah masing-masing. Pak gubernur juga meminta agar dilakukan kontrol yang lebih ketat di ruang publik untuk memastikan bahwa masyarakat displin dan benar-benar patuhi protokol kesehatan (prokes),” ungkap Marius. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top