Gempa Bumi 5,2 Magnitudo Guncang Sumba Tengah, Tak Berpotensi Tsunami | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gempa Bumi 5,2 Magnitudo Guncang Sumba Tengah, Tak Berpotensi Tsunami


Peta gempa bumi berkekuatan 5,0 magnitudi di wilayah Kabupaten Sumba Tengah sekira pukul 06.38 Wita, Rabu (7/7) pagi. (GRAFIS: BMKG)

PERISTIWA/CRIME

Gempa Bumi 5,2 Magnitudo Guncang Sumba Tengah, Tak Berpotensi Tsunami


KUPANG,TIMEXKUPANG.com-Gempa bumi tektonik kekuatan 5,2 magnitudo guncang Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi NTT, sekira pukul 06.38 Wita, Rabu (7/7).

Hasil analisis Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,0.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,54° LS ; 119,71° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 km arah timur laut Kota Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah, pada kedalaman 69km,” jelas Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kupang, Margiono, kepada TIMEX di Kupang, siang tadi.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Margiono menjelaskan bahwa
gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indonesia-Australia ke bawah Pulau Sumba.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault ),” tandas Margiono.

Dampak gempa bumi ini dirasakan di daerah Bima, Waingapu, Waikabubak, Tambolaka III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Margiono menambahkan bahwa terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Getaran juga dirasakan di Labuan Bajo oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga siang tadi belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. “Hasil pemodelan belum menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami,” tegas Margiono.

Berdasarkan hasil monitoring Stasiun Geofisika BMKG Kupang pukul 07.25 Wita menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan (Aftershock).

Kepada masyarakat, Margiono mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” pungkasnya. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top