Pemkab TTU Siapkan Asrama BLK Jadi RSD Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkab TTU Siapkan Asrama BLK Jadi RSD Covid-19


TINJAU LOKASI. Bupati TTU, Juandi David didampingi Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas meninjau langsung asrama BLK yang akan dijadikan sebagai RSD Covid-19, Selasa (6/7). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkab TTU Siapkan Asrama BLK Jadi RSD Covid-19


Antisipasi Meningkatnya Kasus Covid-19 di TTU

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (Pemkab TTU) memutuskan mempersiapkan Asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Kefamenanu sebagai Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 kedua setelah Rusunawa BTN yang selama ini dijadikan lokasi karantina terpusat.

Langkah persiapan Pemkab TTU tersebut ditengarai oleh meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di wilayah TTU dalam dua pekan terakhir. Guna memastikan kelayakan dari RSD Asrama BLK tersebut, Bupati TTU, Juandi David, didampingi Dandim 1618 TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, Kapolres, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Fay, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi TTU meninjau asrama BLK yang terletak di Kilometer 9 Jurusan Kupang, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Bupati bersama rombongan kemudian bergerak menuju RSD Rusunawa untuk meninjau dan memberikan support kepada para pasien terpapar Covid-19 dan tenaga kesehatan yang tengah menjalankan tugas merawat para pasien Covid-19.

Bupati TTU, Juandi David, kepada TIMEX, Selasa (6/7) mengatakan, asrama BLK menjadi lokasi yang akan dijadikan sebagai RSD kedua selain RSD Rusunawa.

Dikatakan, asrama BLK memiliki 16 kamar dengan 2 tempat tidur untuk tiap kamar. Dengan demikian, Asrama BLK memiliki kapasitas untuk menampung sebanyak 32 orang.

“Kita akan jadikan asrama BLK sebagai RSD Covid-19 karena kasus Covid-19 di Kabupaten TTU terus meningkat secara signifikan dalam dua pekan terakhir ini,” ungkap Bupati Juandi.

Bupati Juandi menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada para tenaga kesehatan yang telah mendedikasikan diri untuk merawat para pasien Covid-19.

Selain itu, Bupati Juandi juga menyemangati para pasien yang tengah dirawat agar tetap berpikir positif dan menjalani semua rangkaian perawatan agar bisa sembuh dari penyakit akibat virus korona. “Ini tugas mulia yang sementara dijalankan oleh para tenaga kesehatan dan kita harus memberikan dukungan moril dan juga memperhatikan mereka,” jelasnya.

Sementara Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, yang juga menjabat sebagai Ketua II Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 TTU mengatakan, tujuan pelaksanaan kunjungan ke asrama BLK adalah untuk mengecek kapasitas gedung tersebut yang sesuai rencana dijadikan RSD kedua.

Hal itu dilakukan mengingat jumlah kasus Covid-19 di TTU telah mencapai 72 kasus. Dan ini merupakan langkah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 berikutnya. “Asrama BLK akan dijadikan sebagai RSD Covid-19 dan kita sudah pastikan kelayakannya,” ungkap Dandim Roni.

Roni berharap dengan adanya dua RSD tersebut, Pemkab TTU melalui Satgas Covid-19 bisa menambah kapasitas tempat tidur, yang semula ada 108 di RSD Rusunawa menjadi 140 tempat tidur.

Selain itu, lanjut Roni, disediakan pula lima tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSUD Kefamenanu dan 10 tempat tidur di RS Leona Kefamenanu. Jumlah tersebut akan ditambah lagi sesuai kebutuhan. “Selain dua RSD itu, ada juga RS Leona Kefamenanu dan RSUD Kefamenanu yang memiliki ruang tekanan negatif untuk merawat pasien Covid-19,” jelasnya (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top