Bapenda Kota Konfigurasi Server, Pembayaran Pajak Terhenti Sampai Pekan Depan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bapenda Kota Konfigurasi Server, Pembayaran Pajak Terhenti Sampai Pekan Depan


Kepala Bapenda Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bapenda Kota Konfigurasi Server, Pembayaran Pajak Terhenti Sampai Pekan Depan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang saat ini tengah melakukan konfigurasi ulang server lantaran adanya perubahan nomor Internet Protokol (IP). Dengan konfigurasi ulang itu, maka untuk sementara waktu pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan beberapa pajak daerah lainnya yang sudah dilakukan secara online untuk sementara waktu belum bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat Kota Kupang karena proses konfigurasi ulang server di Badan Pendapatan ini membuat proses pelayanan pembayaran pajak mengalami hambatan. Konfigurasi server ini membutuhkan waktu, dengan melibatkan vendor yang menangani sistem IT di Badan Pendapatan. Hari ini (9/7) sudah memasuki hari keempat, Bapenda belum bisa layani masyarakat atau wajib pajak yang hendak membayar kewajiban pajak,” ungkap Kepala Bapenda Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (9/7).

Ari mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Telkom yang sudah datang langsung ke Bapenda. Konsekuensi dari server yang sementara konfigurasi itu, maka semuanya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu untuk sementara waktu masyarakat pembayar pajak belum bisa dilayani.

“Kami pastikan minggu depan semuanya sudah selesai dan dapat membuka kembali pelayanan kepada masyarakat. Atas ketidaknyamanan ini kami atas nama Pemerintah Kota Kupang, khususnya Badan Pendapatan Daerah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wajib pajak yang menggunakan sistem ini, dan juga stakeholder lainnya, seperti Pertanahan dan Bank NTT,” ucap Ari Wijana lagi.

Ari mengaku, ada beberapa usulan untuk kembali melakukan pelayanan secara offline atau manual, tetapi tidak bisa dilakukan karena Bapenda sudah menyatakan pelayanan secara online dan juga bersama dengan KPK dan Korsupgah, bahwa pelayanan di papan dada dilakukan secara online dan bukan secara manual.

Oleh karena itu, dr. Ari memastikan pekan depan sudah pelayanan terhadap para wajib pajak sudah bisa kembali normal karena target penyelesaian konfigurasi adalah dalam minggu ini.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Bagaimana pun masyarakat sudah sadar membayar pajak tetapi ternyata sistem error sehingga terhenti beberapa hari ini. Karena saat ini dilakukan konfigurasi maka secara otomatis juga lakukan pembersihan terhadap server yang ada,” ungkapnya.

Ari mengaku, minggu depan juga salah satu teller Bank NTT sudah dibuka di Kantor Bapenda Kota Kupang, sehingga masyarakat atau wajib pajak semakin dimudahkan karena mereka tidak lagi harus ke Bank NTT, dan bisa langsung bayar pajak di Kantor Bapenda.

“Jadi satu teller Bank NTT akan dibuka di kantor Bapenda khusus untuk pajak, baik itu PBB, BPHTB maupun pajak lainnya,” ungkapnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top