Bupati, Dandim dan Kapolres TTU Turun Tangan Operasi Penyekatan Cegah Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati, Dandim dan Kapolres TTU Turun Tangan Operasi Penyekatan Cegah Covid-19


OPERASI PENYEKATAN. Bupati Juandi David (Tengah, bermotif tenun) didampingi Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi bersama Kapolres AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas saat melakukan penindakan terhadap warga yang tidak taat Protokol kesehatan, kemarin (8/7). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bupati, Dandim dan Kapolres TTU Turun Tangan Operasi Penyekatan Cegah Covid-19


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Juandi David didampingi Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi bersama Kapolres AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas turun tangan memimpin langsung operasi penyekatan dalam rangka pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah itu, Kamis (8/7).

Adapun sasaran dari kegiatan operasi penyekatan tersebut diantaranya dilakukan di sejumlah titik keluar-masuk Kota Kefamenanu. Selain itu, Satgas juga melaksanakan pengoptimalan posko pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah TTU. Pasalnya, dalam dua pekan terakhir ini kasus Covid-19 meningkat secara signifikan hingga mencapai 92 kasus.

Bupati TTU, Juandi David kepada TIMEX, Kamis (8/7) mengatakan, Tim Satgas Covid-19 terus bekerja secara maksimal untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di TTU. Adapun upaya yang dilakukan Tim Satgas yakni dengan mengoptimalkan pelaksanaan PPKM skala mikro dengan menggelar operasi penyekatan di sejumlah titik keluar-masuk Kota Kefamenanu. Hal tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati TTU tahun 2021 tentang PPKM skala mikro dengan tujuan menekan laju penularan Covid-19.

“Kita terus berupaya untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Kita tahu bersama bahwa dalam dua pekan terakhir ini kasus Covid-19 di Kabupaten TTU meningkat secara signifikan menjadi 92 kasus,” ungkap Bupati Juandi.

Bupati Juandi menambahkan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 14 hari. Jika dalam 14 hari ke depan, angka positif Covid-19 di wilayah tersebut semakin meningkat, maka operasi akan terus diperpanjang dan diperketat hingga ke lini RT/RW.

Dalam operasi penyekatan tersebut, lanjut Juandi, setiap orang yang hendak masuk ke Kota Kefamenanu menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat diwajibkan mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker. Para pengguna jalan atau masyarakat juga wajib menunjukan identitas berupa e-KTP.

BACA JUGA: Tegakkan Disiplin Prokes Covid-19, Dandim TTU: Tak Pakai Masker Sanksi Push Up 10 Kali

“Kita lakukan penertiban protokol kesehatan dan juga pengecekan identitas. Ini kita lakukan untuk memastikan masyarakat yang bersangkutan benar-benar penduduk wilayah kita. Jangan sampai mengaku warga di sini tapi ternyata dari luar daerah dan bawa penyakit. Kalau memang tidak ada identitas ya harus dikembalikan,” jelasnya.

Sementara Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, yang juga menjabat sebagai Ketua II Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU mengatakan, kegiatan operasi penyekatan titik-titik keluar-masuk Kota Kefamenanu dalam rangka PPKM skala mikro dan pengoptimalan Posko Pengendalian Penyebaran Covid-19 di wilayah TTU.

Adapun pihak-pihak yang terlihat dalam kegiatan operasi penyekatan tersebut diantaranya personil Kodim 1618/TTU, Polres TTU, Sat Pol PP TTU, dan Dinas Perhubungan TTU.

Sasaran dari kegiatan tersebut diantaranya di empat titik di Kota Kefamenanu yakni Kilometer 9 arah Kupang, Cabang Dalehi, Cabang Peboko, dan Kilometer 5 arah Atambua.

“Setiap warga yang melintas diperiksa dan diimbau menaati protokol kesehatan dan diminta menunjukkan kartu identitas. Satgas Covid-19 memberikan sanksi ringan kepada para pengguna jalan yang tidak menaati protokol kesehatan,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top