Kasus Covd-19 di Elar Selatan Terus Bertambah, Sudah 276 Orang Positif | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Covd-19 di Elar Selatan Terus Bertambah, Sudah 276 Orang Positif


LANGSUNG ACTION. Tim gabungan Satgas Kabupaten Matim upacara di depan kantor Camat Elar Selatan untuk penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Elar Selatan, Jumat (9/7). (FOTO: Dinas Kesehatan Matim for TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kasus Covd-19 di Elar Selatan Terus Bertambah, Sudah 276 Orang Positif


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), terus bertambah menjadi 276 orang. Jumlah kasus itu menyebar di enam wilayah desa. Terbanyak ada di Desa Mosi Ngaran, yakni sebanyak 156 kasus.

Selain itu di Desa Sangan Kalo sebanyak 48 kasus, Desa Gising (22 kasus), Desa Nanga Puun (22 kasus), Desa Langga Sai (20 kasus), dan Desa Wairasan sebanyak 3 kasus. Data ini berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test antigen yang dilaksanakan Satgas Covid-19.

“Itu benar. Sesuai data perkembangan kasus per 8 Juli 2021. Saat ini, pertugas kita terus melakukan tracking dan rapid tes antigen di wilayah itu,” ujar Kadis Kesehatan Matim, dr. Tintin Surip, saat diwawancarai TIMEX terkait kenaikan kasus Covid-19 di wilayah Elar Selatan, Jumat (9/7) siang.

Dokter Tintin menduga, warga yang terpapar Covid-19 di wilayah kecamatan itu terus meluas. Sebab awalnya kasus itu hanya ditemukan di Desa Mosi Ngaran, dan kini menyebar ke desa lain. Sehingga Pemkab Matim pun menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di wilayah Kecamatan Elar Selata.

“Semua pintu keluar masuk ditutup. PKM mikro ini paling efektif, agar kasus Covid-19 ini tidak terjadi penularan yang lebih meluas ke wilayah lainnya. Untuk cari tahu apa ini varian barus, maka kita sudah ambil sampel dan kirim ke Kupang,” kata dr. Tintin.

BACA JUGA: Pemkab Mantim Kunci Pintu Masuk Keluar Elar Selatan, PMI Bangun Dapur Umum

Dari jumlah yang terpapar Covid-19 di Elar Selatan, lanjut dr. Tintin, sebanyak dua orang dirawat di shelter Borong. Sedangkan jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Matim, untuk yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan Test PCR sebanyak 122 orang. Sedangkan berdasarkan rapid antigen sebanyak 1.350 orang.

Sementara yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 729 orang. Jumlah yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 527 orang. Rawat di shelter atau karantina terpusat sebanyak 77 orang. Pasien yang dirujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai sebanyak 4 orang. Minggal dunia 13 orang.

Kata dr. Tintin, akibat kasus Covid-19 di Kecamatan Elar Selatan tinggi dan cendrung bertambah, maka tim gabungan Satgas kabupaten, terdiri dari BPBD, Sat Pol PP, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan PMI, sudah digeser ke wilayah kecamatan itu. Tentu untuk melakukan penanganan terhadap kasus tersebut.

Selain itu, juga ada Tim Mobile Mandiri Care (MMC) Covid-19 Kabupaten Matim dari Dinas Kesehatan, yang sudah diturunkan ke Elar Selatan. Tim ini terdiri dari dokter, perawat, ATLM, Kesling dan Surveilance. Tim ini membawa serta logistik Covid-19 dan lain sebagainya.

“Tim ini kami bentuk untuk melayani pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Puskesmas Runus selama 7 hari. Tim MCC saat turun hari pertama langsung membantu persalinan pasien Covid-19 di Runus,” jelasnya. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top