Kajari TTU-IAD Bagi Paket Sembako dan Alat Tulis kepada Anak Yatim | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kajari TTU-IAD Bagi Paket Sembako dan Alat Tulis kepada Anak Yatim


PEDULI. Ketua IAD Kejari TTU, Neda Lambila saat menyerahkan paket sembako dan alat tulis kepada anak yatim di Desa Oepuah Utara, Sabtu (10/7). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kajari TTU-IAD Bagi Paket Sembako dan Alat Tulis kepada Anak Yatim


Momentum HBA Ke-61 dan HUT ke XXI IAD

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) memberikan bantuan paket sembako dan alat tulis kepada anak yatim dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-61 dan Hari Ulang Tahun XXI IAD tahun 2021.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila dan Ketua IAD, Neda Roberth Jimmy Lambila tersebut menyasar anak yatim di Desa Oepuah Selatan dan Desa Oepuah Utara. Kedua Desa ini berada di Kecamatan Biboki Moenleu.

Penyerahan bantuan paket sembako dan alat tulis itu menyasar 54 anak yatim di dua desa itu. Rinciannya Desa Oepuah Selatan menyasar 26 anak yatim, sementara di Desa Oepuah Utara menyasar 28 anak yatim.

Ketua IAD Kejari TTU, Neda Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Sabtu (10/7) mengatakan, pembagian paket bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan sumbangsih dari Kejari TTU dan IAD dalam mendukung tumbuh kembang anak yatim tersebut.

Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutinitas yang dilakukan setiap tahun dalam rangka HBA ke-61 dan HUT XXI IAD tahun 2021. “Ini kegiatan rutinitas yang dilakukan setiap tahun. Tahun lalu menyasar anak-anak panti di SLB, Sasi dan Bitauni sehingga tahun ini kita bantu anak yatim di Desa Oepuah Selatan dan Desa Oepuah Utara,” ungkap Neda.

Neda menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dukungan moril kepada para anak yatim yang sementara duduk di bangku pendidikan baik itu sekolah dasar maupun sekolah menengah untuk terus giat belajar dalam menggapai cita-cita yang diimpikan.

“Kemiskinan bukan menjadi penghalang bagi kita untuk tidak sekolah melainkan menjadi cambuk dan semangat untuk kita terus giat dalam menuntut ilmu,” jelasnya.

Sementara, Romo Soni Akoit selaku pendamping anak yatim di Dua Desa tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kejari TTU dan IAD yang telah berbagi bersama dengan anak yatim di wilayah binaannya.

Dikatakan, bantuan yang diberikan tersebut sangat berarti bagi para anak yatim di dua desa itu dan membantu meringankan beban orang tua yang terus berupaya memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Kita sangat berterima kasih karena masih ada lembaga yang memikirkan tentang nasib dan kesejahteraan dari anak yatim. Kita sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri TTU yang sudah memberikan bantuan,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top