Kasus Covid-19 di Elar Selatan Terus Menanjak, Pemkab Bantu Beras untuk Warga | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Covid-19 di Elar Selatan Terus Menanjak, Pemkab Bantu Beras untuk Warga


SATGAS COVID-19. Tim gabungan Satgas Kabupaten Matim yang ditugasi melakukan penanganan terhadap kasus penyebaran Covid-19 di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Elar Selatan. (FOTO: Satgas Covid-19 Matim)

KABAR FLOBAMORATA

Kasus Covid-19 di Elar Selatan Terus Menanjak, Pemkab Bantu Beras untuk Warga


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), terus menanjak. Hingga 11 Juli 2021, jumlah pasien yang tertular Covid-19 menjadi 313 kasus. Satu diantaranya meninggal dunia.

Informasi yang berhasil diperoleh TIMEX, kemarin (11/7), pasien berinisial NS berusia 78 tahun, meninggal dunia pada Kamis (8/7). Pada hari yang sama, warga Desa Langga Sai ini langsung dimakamkan sekitar pukul 19.30 Wita oleh Tim Satgas Covid-19 dengan protokol pemakaman pasien korona. NS tertular Covid-19 setelah hadir dalam acara duka di Kampung Lando, Desa Musi Ngaran pada 25 Juni lalu.

“Data per 11 Juli 2021, berdasarkan hasil tes cepat antigen, jumlah warga Elar Selatan yang terkonfirmasi sudah menjadi 313 orang. Satu orang meninggal dunia,” kata Camat Elar Selatan, Kanisius Satal, melalui pesan WhatsApp (WA) kepada TIMEX, Minggu (11/7) petang.

Menurut Camat Kanisisu, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 seluruhnya menyebar di tujuh desa. Dua desa berada di wilayah kerja Puskesmas Wukir dengan total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 56 orang. Terdiri dari Desa Sangan Kalo berjumlah 53 orang, dan Desa Wae Rasan sebanyak 3 orang.

Sementara lima desa lainya, berada di wilayah kerja Puskesmas Runus dengan 257 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Masing-masing di Desa Mosi Ngaran berjumlah 105 orang, Desa Langga Sai (61 orang), Desa Nanga Puun (50 orang), Desa Gising (31 orang), dan Desa Nanga Meje (10 orang).

“Pasien yang isolasi mandiri ada 307 orang. Satu orang dirujuk ke shelter atau karantina terpusat di Borong. Sementara yang dinyatakan sembuh sebanyak tiga orang,” ungkap Camat Kanisius.

BACA JUGA: Kasus Covd-19 di Elar Selatan Terus Bertambah, Sudah 276 Orang Positif

Pemkab Matim Bantu Beras

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Matim, Mikhael Jaur saat dihubungi TIMEX melalui HP, mengatakan, pasca ratusan warga di wilayah Kecamatan Elar Selatan terkonfirmasi positif Covid-19, Pemkab Matim langsung menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Akibat PPKM Mikro ini, kata Mikhael, tentu berdampak pada perekonomian masyarakat. Karena itu, guna meringankan beban warga di Elar Selatan, pemerintah akan memberikan bantuan beras. Penyalurannya mengikuti Surat Keputusan (SK) Bupati Matim. Namun belum diketahui, berapa total beras yang disalurkan. Termasuk jatah beras yang bakal diterima warga. Hal itu karena Dinas Sosial masih menunggu data dari desa melalui Pemerintah Kecamatan Elar Selatan.

“Yang pasti Pemda Matim akan salurkan bantuan beras untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan warga selama menjalani PPKM. Kita punya stok beras cadangan di Bulog. Sehingga kalau sudah ada data dari kecamatan, kita langsung salurkan ke warga Elar Selatan yang terdampak PPKM Mikro,” ungkap Mikhael Jaur.

Sementara Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Matim, Boni Sai, kepada TIMEX, Minggu (11/7) malam menyampaikan, hingga per 11 Juli 2021, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Matim mencapai 1.606 kasus. Dari jumlah itu, total pasien terkonfirmasi positif hasil pemeriksaan PCR sebanyak 122 orang.

Sementara total pasien rapid test antigen sebanyak 1.484 orang. Data pasien sembuh berjumlah 770. Pasien isolasi mandiri bejumlah 607 orang. Pasien yang dirawat di shelter atau karantina terpusat berjumlah 76 orang. Sedangkan pasien yang rujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai sebanyak 4 orang.

“Total yang sudah meninggal dunia berjumlah 13 orang. Data yang ada ini, sudah termasuk jumlah pasien Covid-19 di wilayah Kecamatan Elar Selatan. Pemerintah Kabupaten Matim tentu terus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dengan protokol kesehatan,” ajak Jubir Boni. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top