TC Tim PON Sepak Bola NTT, Coach Ricky: Fokus Jaring 20 Pemain | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

TC Tim PON Sepak Bola NTT, Coach Ricky: Fokus Jaring 20 Pemain


Pelatin Tim PON Sepak Bola NTT, Ricky Nelson (kiri) dan Manajer Tim, Jimmi Sianto. (FOTO: ISTIMEWA)

SPORT

TC Tim PON Sepak Bola NTT, Coach Ricky: Fokus Jaring 20 Pemain


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Para pemain tim sepak bola Provinsi NTT di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua pada Oktober 2021 kini tengah menjalani pemusatan latihan atau training centre (TC) di SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Lebih kurang sebulan menjalani TC, tim pelatih mulai fokus menjaring 20 pemain yang nantinya akan didaftarkan ke PB PON. “Sekarang kita fokus untuk menjaring 20 pemain, karena waktu semakin dekat, dimana batas pemasukan nama 20 pemain itu tanggal 20 Juli 2021,” kata Pelatih Kepala Tim Sepak Bola PON NTT, Ricky Nelson saat diwawancarai di Kupang, Senin (12/7).

“Dalam dua minggu ini kita mulai mengerucutkan menjadi 20 pemain, dan tanggal 20 Juli sudah harus diumumkan, dan biar lebih fokus juga,” sambungnya.

Secara keseluruhan, kata Coach Ricky, kondisi para pemain sudah jauh lebih baik. “Secara fisik mereka lebih meningkat, kerja sama tim sudah jauh lebih terbentuk. Hanya masalah rencana mini turnamen, try out yang terkendala dengan PPKM,” terang Coach Ricky.

Menurut Coach Ricky, harus diakui bahwa dengan adanya PPKM ini sangat menghambat program latihan, sehingga tim tidak bisa terlalu banyak bergerak. Walau demikian, Coach Ricky menyadari bahwa penerapan PPKM ini harus dihormati karena menyangkut keselamatan semua orang.

“Beberapa program untuk mini turnamen batal. Dan sangat berpengaruh. Mudah-mudahan kalau masih ada waktu, kita akan menggelar TC di Jawa, tentu dengan melihat situasi yang ada,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pekan Ini Mulai TC PON Cabor Sepak Bola, Jimmi Sianto: Lokasinya di SoE, Ende, dan Surabaya

Coach Ricky menyebutkan, jika melihat kesiapan tim provinsi lain yang akan dihadapi di PON nanti, mereka sudah melakukan persiapan lebih baik dan uji coba dengan lawan-lawan yang bagus. “Tim PON Aceh menghadapi tim dari Medan dan Klub liga 1 Persiraja. PON Jatim menghadapi tim Liga 1. Maluku Utara TC di Jakarta, dan mereka punya pengalaman dengan tim-tim liga 1 dan liga 2,” sebutnya. “Ini yang juga harus kita lakukan, supaya bisa tahu lebih dalam, anak-anak sampai dimana sekarang,” tambahnya.

Coach Ricky yang saat itu didampingi Manajer Tim PON NTT, Jimmi Sianto juga menyebutkan bahwa ada dua pemain yang mengalami cedera, dan terpaksa harus meninggalkan tim. “Satu orang karena cedera bawaan sebelum mulai TC. Itu juga karena tidak menjaga diri sendiri. Sudah tau ada TC, di mungkin pergi main dengan lawan yang bagaimana, dan kedua ketika main lawan Kristal. Memang sesuatu yang sulit dihindari, karena pasti ada benturan,” bebernya.

“Sangat disayangkan, karena salah satunya adalah Indra Tokan, yang telah memperkuat tim sejak Pra PON, cukup bagus lah. Tapi kita akan mencoba dengan pemain yang ada kita masimalkan. Dan stok pemain untuk posisi mereka ada semua, beda-beda tipislah (soal kemampuan), tinggal bagaimana mengakomodasi mereka, mengoptimalkan mereka sehingga bisa bermain seperti pemain yang cedera itu,” bebernya.

Sementara itu, Manajer Tim PON Sepak Bola NTT, Jimmi Sianto dalam kesempatan tersebut mengatakan, untuk mengisi slot pemain yang cedera, Asprov PSSI NTT melalui suratnya telah memanggil Abia Alfa Kago dari Persap Alor untuk bergabung dengan Tim PON di SoE. “Asprov PSSI NTT sudah bersurat ke Askab Alor untuk memanggil pemain bersangkutan untuk segera bergabung dengan tim PON,” kata Jimmi. “Abia ini mengisi posisi indra sebagai gelandang bertahan,” timpal Coach Ricky.

Coach Ricky dalam kesempatan tersebut juga mengakui jika timnya sangat kehilangan Kiken, Abdul Hamid, Coimbra, dan Alfian Islamansyah, para pemain yang menjadi tim inti Pra PON dan meloloskan NTT ke PON. “Mereka sudah menjadi tentara, sehingga sulit untuk bergabung. Yah kita harus memaklumi karena itu menyangkut masa depan mereka,” jelasnya. (rum)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top