Demi Vaksin, Ribuan Warga Serbu Kampus Poltekes Kemenkes Kupang, Ini yang Terjadi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Demi Vaksin, Ribuan Warga Serbu Kampus Poltekes Kemenkes Kupang, Ini yang Terjadi


DEMI VAKSIN. Ribuan warga yang menyerbu kampus Poltekkes Kemenkes Kupang berdesak-desakan untuk mendapat tiket pelayanan vaksin Covid-19, Rabu (14/7). (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Demi Vaksin, Ribuan Warga Serbu Kampus Poltekes Kemenkes Kupang, Ini yang Terjadi


KUPANG,TIMEXKUPANG.com-Ribuan warga Kota Kupang sejak pukul 05.00 Wita, Rabu (14/7), menyerbu kampus Prodi Farmasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kupang. Warga berdesak-desakan untuk mendapat kupon bagi calon penerima vaksin sinovac yang baru akan dilaksanakan Kamis (15/7) pagi.

Akibat derasnya tekanan massa, pintu gerbang utama Kampus Prodi Farmasi Poltekkes roboh. Sejumlah aparat keamanan TNI antara lain Babinsa Penfui, Sertu Yaner Y. N. yang lebih awal mendatangi TKP guna membubarkan massa pun tidak berhasil karena padatnya massa yang memenuhi kampus itu. Massa berhasil dibubarkan setelah Kapolres Kupang Kota dan anggotanya turun mengamankan situasi setempat.

“Bu (Wartawan, Red) saya kebetulan rumah dekat-dekat di sini (Kampus Poltekes, Red). Jadi sekitar jam lima pagi saya dengar suara banyak orang di sekitar kampus ini, saya pikir ada masalah apa ini, koq masih pagi-pagi banyak orang sudah ribut sehingga saya cepat-cepat mandi, pakaian dinas lalu datang, ternyata di kampus ini sudah dipenuhi massa yang berdesak-desak untuk daftar terima vaksin,” ungkap Babinsa Penfui, Sertu Yaner saat ditemui di kampus Poltekkes Kemenkes Kupang tadi pagi.

Sertu Yaner mengaku, ketika tiba di lokasi, sempat mengalami kesulitan untuk memasuki lokasi kampus karena padatnya massa mulai dari halaman luar pintu gerbang hingga areal kampus.

“Saya hampir hampir tidak bisa masuk ke area kampus karena tidak ada celah untuk saya masuk sehingga saya terpaksa berteriak paksa massa kasi jalan untuk saya masuk untuk bubarkan massa. Tapi tetap sama saja setelah saya masuk kedalam saya lalu minta pengeras suara dari panitia untuk calling minta warga bubar tapi tidak berhasil juga, massa tetap berdesak-desakan untuk dapat giliran terima kupon terima vaksin,” katanya.

Ferdinan Fankari juga senada dengan Sertu Yaner. Sekretaris Jurusan di Prodi Farmasi Poltekkes itu menjelaskan bahwa ribuan massa yang berdesak-desakan di kampus terjadi sejak pukul 05.00 Wita. Akibat desak-desakan itu, pintu gerbang utama kampus roboh.

“Saya datang jam enam pagi massa sudah penuhi kampus dari dalam sampai bagian luar. Ada aparat keamanan (Babinsa Penfui, Red) sudah berulang-ulang berusaha bubarkan massa tapi massa tetap tidak mau bubar. Malah terus berdesak-desakan masuk kampus sampai sampai pintu gerbang roboh,” ungkap Ferdinan.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R. H. Kristina yang dikonfirmasi wartawan tadi pagi membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, kerumunan ribuan warga itu untuk mendapat pelayanan vaksin sinovac. Kejadian itu, kata Kristina terjadi di luar dugaan.

“Kami pikir situasinya akan terjadi seperti pelayanan vaksin kali lalu, tidak terlalu banyak orang yang datang vaksin dan pelaksanaannya baik-baik saja. Makanya kami pikir sudahlah kita jalani apa adanya, tahu-tahu situasi yang terjadi tadi pagi justru terbalik dari apa yang kami bayangkan sebelumnya,” jelas Kristina.

Kristina mengakui, pelayanan vaksin Covid-19 yang seharusnya berlangsung tadi pagi hanya untuk 250 orang. Karena itu, pihaknya tidak berkoordinasi dengan lembaga pemerintah dan pihak keamanan. “Kami mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian tadi pagi. Ini semua terjadi di luar dugaan kami sampai pak Wakil Wali Kota, Pak Kapolres sendiri turun tangan untuk bubarkan masa karena tidak mau ada kerumunan massa. Jadi kami akan atur kembali jadwalnya sehingga hak masyarakat untuk mendapat pelayan vaksin bisa berjalan lebih baik,” kata Kristina.

Pelayanan vaksin yang akan dilakukan tim medis Poltekes Negeri Kupang pasca kejadian tadi pagi akan disesuaikan dengan stok dosis vaksin yang dimiliki saat ini. “Stok vaksin yang ada pada kami saat ini sebanyak 1.000 dosis. Total vaksin ini termasuk vaksin dosis kedua yang selama ini belum sempat terlayani. Kami jadwalkan 200 sampai 250 dosis per hari kalau masih memungkinkan bisa tambah 250 dosis lagi karena masih ada vaksin dosis kedua yang harus kami layani juga kepada mereka yang sudah terima vaksin dosis pertama,” pungkas Kristina. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top