Garuda dan Lion Air Stop Penerbangan ke Kupang, Ini Penjelasan Angkasa Pura | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Garuda dan Lion Air Stop Penerbangan ke Kupang, Ini Penjelasan Angkasa Pura


SEPI. Suasana di ruang keberangkatan Bandara El Tari Kupang pada Selasa (13/7). Ruang keberangkatan ini sebelumnya selalu ramai penumpang, namun kemarin tampak lebih sepi dari biasanya. (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

BISNIS

Garuda dan Lion Air Stop Penerbangan ke Kupang, Ini Penjelasan Angkasa Pura


Efek Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Arus penumpang dan cargo dari dan menuju Bandara El Tari Kupang sejak awal Juli lalu menurun drastis. Akibat penurunan arus penumpang maupun cargo datang dan berangkat di Bandara El Tari Kupang, dua maskapai penerbangan ternama, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air absen di bandara El Tari Kupang.

Tidak cuma itu, pihak Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang juga terpaksa mengurangi jam operasional bandara, dimana dari sebelumnya 10 jam menjadi hanya 9 jam operasional. Jadi sebelum adanya pembatasan, jam operasional bandara dimulai dari jam 06.00 hingga pukul 16.00 Wita. Sekarang menjadi 9 jam dimulai pukul 06.00 hingga 15.00 Wita.

“Selama ini ada lima maskapai yang melayani penerbangan di Bandara El Tari Kupang yaitu,
Wings Air, Citilink, Garuda, Batik Air, dan Lion Air. Tapi sejak pembatasan pelayanan penerbangan oleh pemerintah, Garuda dan Lion Air tidak masuk Bandara El Tari lagi, kecuali Citilink, Batik Air, dan Wings Air. Tiga maskapai ini yang masih melayani penerbangan ke Bandara El Tari Kupang,” jelas Humas PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara El Tari Kupang, Rahmad Sugeng saat di konfirmasi wartawan di Kupang, Selasa (13/7).

Menurut Sugeng, penurunan penumpang dan cargo ini terjadi sejak 1 Juli lalu. Sementara absennya dua maskapai penerbangan ternama ke Bandara El Tari, kata Sugeng, tidak hanya mengurangi jumlah maskapai tapi juga menurunkan jumlah frekuensi penerbangan ke Bandara El Tari Kupang.

Sugeng menjelaskan, penurunan angka penerbangan keberangkatan dan kedatangan ke Bandara El Tari Kupang terjadi sejak 1 Juli lalu sampai saat ini. Sebelum 1 Juli lalu, total penerbangan ke Bandara El Tari Kupang mencapai 52 penerbangan dengan jumlah penumpang 3.444 orang.

Sejak pembatasan, mulai 1 Juli hingga 12 Juli, total penerbangan berkurang menjadi 19 penerbangan dengan jumlah penumpang 675 orang. “Cargo juga menurun drastis. Dari total 27.496 ton atau 4 persen pada posisi 1 Juli menjadi hanya 10.142 atau minus 53 persen pada tanggal 12 Juli lalu,” jelas Sugeng.

Sugeng menyebutkan, penghentian sementara penerbangan ke Kupang oleh dua maskapai itu, yakni Garuda dan Lion Air merupakan pertimbangan dan kebijakan masing-masing maskapai. Hal ini dilakukan akibat menurunnya jumlah penumpang secara drastis ketika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat oleh pemerintah. Begitu pun sebaliknya, arus penumpang yang berangkat dari Bandara El Tari Kupang pasca pembatasan penerbangan oleh pemerintah juga mengalami penururan signifikan.

“Bandara tidak pernah melarang penerbangan. Jadi kalau ada maskapai yang absen itu kebijakan dari masing-masing maskapai karena sedikit penumpang dan tidak bisa menutupi biaya operasional mereka,” pungkas Sugeng. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top