DPRD NTT Minta Pelaksnaaan Vaksin Jangan Abaikan Prokes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

DPRD NTT Minta Pelaksnaaan Vaksin Jangan Abaikan Prokes


Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa. (FOTO: ISTIMEWA)

POLITIK

DPRD NTT Minta Pelaksnaaan Vaksin Jangan Abaikan Prokes


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kalangan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya Komisi V memberikan perhatian terhadap pelaksanaan vaksin yang akhir-akhir ini membludak di NTT, khususnya di Kota Kupang.

Disatu sisi ada hal positif bahwa warga begitu antusias mendatangi Posko Vaksin yang dibuka secara umum untuk mendapatkan vaksin, hanya saja pelaksanaannya tereksan mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini membuat Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa, S.Pd angkat bicara.

Yunus meminta Gugus Tugas Penanganan Covid-19, baik tingkat Provinsi NTT maupun kabupaten/kota untuk segera menata kembali tata laksana vaksinasi secara profesional.

“Kita menyambut baik keinginan warga untuk mendapatkan vaksin. Hal ini menandakan bahwa warga mulai sadar pentingnya hal itu guna mendapatkan kekebalan tubuh menghadapi Covid-19. Namun hal itu tidak disertai dengan kesiapan para petugas dan tempat pelaksanaan vaksin sehingga terkesan mengabaikan protokol kesehatan, dimana menimbulkan keerumunan massa,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT ini, kepada TIMEX di Kupang, Sabtu (17/7).

Menurutnya, penyelenggara vaksin, baik pusat layanan kesehatan maupun instansi lain yang memiliki kepedulian untuk melakukan vaksi harus melakukan koordinasi dengan satuan gugus tugas sehingga dalam pelaksanaannya lebih terarah, tertib sehingga terkesan tidak amburadul serta menghindarai kegaduhan.

BACA JUGA: Klaster Perkantoran Meningkat, Ini Permintaan Komisi V DPRD NTT untuk Pemerintah

“Vaksinasi harus lebih terarah dengan penentuan tempat vaksin yang memadai guna mencegah kegaduhan dan kerumunan sehingga protokol kesehatan harus tetap diterapkan di tempat pelaksanaan vaksin,” terang Yunus.

Selanjutnya, Yunus meminta otoritas pencegahan Covid-19 untuk memastikan buffer stock vaksin di semua kabupaten/kota di NTT agar pelayanan vaksin dilakukan simultan. “Informasi tempat-tempat vaksin juga penting disampaikan lengkap dengan jadwal pelayanan yang lebih detail agar tidak menimbulkan antrean yang berdampak pada timbulnya klaster baru,” tegas pimpinan komisi yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan olahraga ini.

Menurut dia, penanganan Covid-19 saat ini bukan saja pada upaya pencegahan dan perawatan bagi mereka yang sudah terpapar tetapi juga dalam upaya memberikan pelayanan vaksinasi secara merata dan adil, termasuk menangkal berbagai informasi yang merugikan masyarakat.

Oleh karenanya, Ketua Komisi V DPRD NTT ini meminta semua pihak untuk bergandengan tangan mencegah disinformasi dan hoax yang sering menimbulkan ketidakpastian, baik tentang penangan Covid-19 secara umum maupun tentang pelayanan vaksin.

“Dibutuhkan penjelasan komprehensif terhadap manfaat vaksin bagi terbentuknya sistem kekebalan tubuh komunal sangat dibutuhkan. Kita semua berperan secara aktif memberikan yang terbaik agar masyarakat benar-benar diberikan pelayanan optimal guna menurunkan angka Covid-19 yang kian hari makin tinggi,” pungkasnya. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top