Laporan Fiktif, 2 Bendahara Desa di Ngada Jadi Tersangka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Laporan Fiktif, 2 Bendahara Desa di Ngada Jadi Tersangka


Kasi Intel Kejari Ngada, Gozwatuddien. (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Laporan Fiktif, 2 Bendahara Desa di Ngada Jadi Tersangka


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kajari) Bajawa kembali membongkar kasus dugaan penyalagunaan anggaran dana desa (DD) di Desa Lanamai 1, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Ngada, Gozwatuddien kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, dua tersangka tersebut merupakan bendahara Desa Lanamai 1 tahun 2017 berinisial YZ, dan tahun 2018 berinisial VR.

“Penyidikan kasus ini berdasarkan hasil penelusuran dan diperkuat dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Ngada,” ungkapnya di Bajawa, Jumat (16/7).

Gozwatuddien menjelaskan, kedua bendahara tersebut telah membuat laporan fiktif atas pengerjaan pembangunan rabat beton dan tembok penahan tanah (TPT) di Desa Lanamai 1.

Belakangan diketahui pelaporan pekerjaan fisik 100 persen namun dalam kenyataan lapangan tidak tuntas hingga merugikan negara lebih dari Rp 300 juta. Selain itu, ada kewajiban-kewajiban misalnya pajak yang tidak di setorkan ke kas Negara,” ujar Gozwatuddien.

Meski demikian, kata Gozwatuddien, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka pada kasus korupsi tersebut. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top