Bacakan Rancangan RPJMD Sumba Timur, Begini Penjelasan Bupati | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bacakan Rancangan RPJMD Sumba Timur, Begini Penjelasan Bupati


Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si (kiri) dan Wakil Bupati, David Melo Wadu, ST. (FOTO: ISTIMEWA)

PEMERINTAHAN

Bacakan Rancangan RPJMD Sumba Timur, Begini Penjelasan Bupati


WAINGAPU, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si dan Wakil Bupati (Wabup) David Melo Wadu, ST menghadiri Rapat Paripurna masa persidangan kedua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumba Timur yang berlangsung, Senin, 5 Juli 2021 lalu.

Kehadiran keduanya di lembaga itu merupakan yang pertama secara setelah dilantik 26 Februari 2021 lalu oleh Gubernur NTT di Kupang. Sidang paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, didampingi dua pimpinan DPRD dan dihadiri semua anggota DPRD.

Bupati dan Wabup didampingi para pimpinan OPD Setda Sumba Timur. Hadir pula sejumlah undangan dari Forkopimda Sumba Timur. Masa persidangan ini akan berlangsung hingga 30 Agustus 2021 mendatang.

Dalam sidang tersebut, Bupati Sumba Timur menyampaikan penjelasan tentang rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumba Timur tahun 2021-2026 sebagai satu tahapan dalam proses penyusunan tahapan pembangunan jangka menengah daerah yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah tahun 2005-2025.

Adapun yang akan menjadi perhatian Pemkab Sumba Timur dalam menjalankan RPJMD adalah memprioritaskan pembangunan pada aspek pengembangan ekonomi rakyat berbasis sumber daya lokal.
Selain itu, meningkatkan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup, meningkatkan kualitas dan etos kerja sumber daya manusia, meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur sosial dan ekonomi yang tersebar secara merata.

Selanjutnya meningkatkan penegakan supremasi hukum, menumbuhkembangkan tata pemerintahan yang baik, menumbuhkembangkan kehidupan demokrasi yang partisipatif dan menumbuhkembangkan kemampuan daya saing di kalangan masyarakat dan pemerintah daerah. Penyusunan rancangan awal RPJMD merupakan penjabaran visi misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.

Rancangan awal RPJMD Kabupaten Sumba Timur tahun 2021-2026 disusun dengan melakukan kajian terhadap berbagai aspek, yaitu aspek geografi dan demografi, aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum, kinerja keuangan masa lalu, tindakan pengelolaan keuangan masa lalu serta permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah dan secara konsisten memperhatikan RPJPD Sumba Timur tahun 2005-2025, dan capaian kinerja RPJMD 2016-2021 dalam upaya menjamin keberlanjutan pembangunan daerah.

Bupati Sumba Timur menyampaikan secara umum rancangan awal RPJMD Kabupaten Sumba Timur tahun 2021-2026 menggambarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, yaitu Sejahtera, Harmoni, Tertib dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ada tiga misi yang ingin dicapai. Pertama meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas masyarakat pemerintah dan dunia usaha. Terutama dalam mengelola serta mengembangkan berbagai sumber daya ekonomi sosial politik dan budaya secara terpadu dan berkelanjutan sehingga mampu mandiri dan bermartabat yang akan diwujudkan dengan upaya pencapaian tujuan terwujudnya kemandirian masyarakat dan daerah yang berkelanjutan dengan indikator tujuan IPM, inflasi pertumbuhan ekonomi, dan Angka kemiskinan.

Misi kedua adalah mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang demokratis dan berkarakter yang diwujudkan dengan upaya pencapaian tujuan terwujudnya keseimbangan dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara inklusif berkeadilan dan berkelanjutan dengan indikator tujuan angka penyelesaian tindak kejahatan.

Sedangkan misi ketiga adalah meningkatkan kinerja pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan dengan upaya pencapaian tujuan terwujudnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan pelayanan publik dengan indikator tujuan indeks reformasi birokrasi.

“Pencapaian target atas tujuan dan sasaran indikator kinerja utama dari tiga misi yang ingin diraih tentu diharapkan tercapai secara optimal sehingga dibutuhkan adanya strategi dan arah kebijakan pembangunan yang dirumuskan berdasarkan permasalahan dan isu strategis serta potensi pembangunan yang dimiliki,” demikian Bupati Sumba Timur ini di depan sidang paripurna. (sepretus/yl)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top