Ketua DPRD Malaka Minta Maaf, Kapolres: Tak Mungkin Didiamkan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ketua DPRD Malaka Minta Maaf, Kapolres: Tak Mungkin Didiamkan


Kapolres Malaka, AKBP Rudi J. J. Ledo, SH., SIK. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

POLITIK

Ketua DPRD Malaka Minta Maaf, Kapolres: Tak Mungkin Didiamkan


Terkait Video Viral Anggota DPRD Malaka Langgar Prokes Saat PPKM

BETUN, TIMEXKUPANG.com-Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Malaka yang melakukan pesta dansa dan mengonsumsi minuman beralkohol di kantor DPRD setempat pada momen hari ulang tahun salah satu legislator, Senin (12/7) lalu, mendapat perhatian serius dari Polres Malaka.

Kapolres Malaka, AKBP Rudi J. J. Ledo, SH., SIK ketika dikonfirmasi TIMEX terkait wujud penyikapan atas perilaku para legislator yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Sementara langkah awal, namanya sudah beredar, ya…kita akan adakan penyelidikan juga. Tidak mungkin didiamkan,” tegas Rudi.

AKBP Rudi mengatakan, guna menindaklanjuti video yang viral itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan, dan tentu melalui koordinasi degan pimpinan DPRD Malaka. “Kita lihat untuk hasil penyelidikannya. Intinya silakan kita meniru yang baik, yang tidak baik jangan ditiru,” tegas Kapolres saat dikonfirmasi media ini, Rabu (21/7).

Kapolres menjelaskan, penyelidikan itu dilakukan dengan tujuan memastikan kebenaran dari video yang beredar itu. Jika memang benar kejadiannya, maka pihaknya akan memproses pelanggaran tersebut sesuai aturan hukum yang ada. “Bahwa itu memang benar-benar melangkahi Prokes, ya mungkinlah kita akan sesuaikan dengan aturan yang ada,” ucapnya.

Kapolres juga menyarankan agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Malaka berkoordinasi dengan pimpinan DPRD agar dapat menyikapi serius persoalan tersebut. “Saran kami, karena di dewan sendiri kan punya Badan Kehormatan juga. Jadi mungkin bisa kordinasi dengan pimpinan dewan yang ada,” ujarnya.

AKBP Rudi berharap seluruh pimpinan dan anggota DPRD Malaka agar di masa pandemi ini tidak bersenang-senang dengan melakukan hal-hal yang justeru mempertontonkan perilaku yang sama sekali tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat.

“Seharusnya kita bersama-sama bergandengan tangan saat ini untuk bekerja memutus mata rantai penularan Covid-19. Kita harus menjadi contoh, bergandeng tangan penuh semangat dan memberi edukasi kepada masyarakat agar benar-benar paham tentang protokol kesehatan,” pungkasnya.

Kapolres Rudi juga mengimbau agar masyarakat tetap patuhi 5M, bahkan jadikan budaya itu sebagai kebutuhan. Jadi misalkan setelah dari luar rumah lansung mandi dan pakaian di rendam dengan air sabun.

BACA JUGA: Masyarakat Disuruh Taat Prokes dan PPKM, Wakil Rakyat Joget Asyik Sambil Miras di Rumah Rakyat

Sementara itu, Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/7) membenarkan adanya video anggota DPRD Malaka sedang asyik joget dan viral di jagat sosial media (sosmed).

Adrianus Bria Seran mengaku bahwa dirinya sudah melihat video viral tersebut dan memang itu anggota DPRD Malaka. Untuk itu, Adrianus menyampaikan permohonan maaf atas nama lembaga DPRD Malaka atas video yang lagi beredar di masyarakat.

“Sebagai Ketua DPRD, saya mengajak teman-teman untuk berempati dengan situasi masyarakat saat ini,” ajak Adrianus.

Adrianus juga berjanji, ke depan akan menjalankan tugas legislatif secara baik dan kejadian ini tidak akan terjadi lagi.

“Sebagai orang yang pernah mengalami Covid-19 dan sementara dalam masa pemulihan, saya imbau untuk kita semua, agar jangan main-main dengan Covid ini, karena Covid ini benar-benar ada dan sangat berbahaya,” kata Adrianus mengimbau.

Adrianus juga mengingatkan masyarakat Malaka agar tetap menaati protokol kesehatan Covid-19, yaitu
menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker, menghindari kerumunan, dan
mengurangi mobilitas.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Malaka, Petrus Nahak saat dikonfirmasi TIMEX, Rabu (21/7) mengungkapkan bahwa diri baru mengetahui video anggota DPRD Malaka yang viral tersebut. Karena itu, Petrus belum berani memberi keterangan, bahkan ia juga sedang berkoordinasi dengan pimpinan DPRD terkait video viral tersebut.

“Iya, kemarin sore (Selasa, 20/7, Red) baru tahu video viral itu. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Malaka harus berkoordinasi dulu dengan pimpinan DPRD terkait video itu,” elak Petrus. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top