Bank NTT Harus Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bank NTT Harus Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat


SILATURAHMI. (Kiri-Kanan) Manajer Sps/Adv TIMEX, Yoppy Lati, Manajer Iklan, Yula Manafe, Pemred TIMEX, Kristo Embu, Pemred TIMEXKUPANG.com, Marthen Bana, Direktur Timex, Haeruddin, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu, Direktur Umum, Yohanes Landu Praing, dan Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Steven Mesakh foto bersama usai pertemuan silaturahmi di aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (21/7). (FOTO: ISTIMEWA)

BISNIS

Bank NTT Harus Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat


TIMEX-Bank NTT Terus Jalin Kemitraan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Managemen Harian Timor Express (TIMEX) melakukan silaturahmi dengan pimpinan Bank NTT, Rabu (21/7) bertempat di Aula Lantai 5 Bank NTT. Pertemuan itu dalam rangka memperkuat kemitraan kedua lembaga yang sudah terjalin baik selama ini.

Managemen Harian Timor Express dipimpin Direktur Haeruddin didampingi Pempinan Redaksi Kristo Embu, Pemred TIMEXKUPANG.com, Marthen Bana, Manager Iklan, Yula Manafe, dan Manager Sponsorship/Advertorial, Yopi Lati. Dari manajemen Bank NTT hadir Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu, Direktur Pemasaran Kredit, Paulus Steven Mesakh, Direktur Umum Yohanes Landu Praing, dan para Kepala Divisi.

Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT Paulus Steven Messakh pada kesempatan tersebut mengaku progres pertumbuhan kredit pada bank kebanggan masyarakat NTT tersebut saat ini tumbuh sangat positif. Padahal, saat ini dalam situasi yang sangat sulit akibat pandemi Covid-19.

Secara bisnis, kata Steven, perkembangan bisnis sangat sulit namun berbagai upaya dan potensi yang ada terus didorong pengembangannya sehingga pertumbuhan kredit saat ini mencapai 8,9 persen di atas industri secara nasioal atau di NTT 8,5 persen.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa, namun masih banyak kekurangan karena untuk tolak ukur dan sebagai pelaku penggerak ekonomi masyarakat sampai saat ini, maka harus bisa membiayai usaha-usaha kita di desa-desa,” ujurnya.

Terhadap festival desa binaan, diakui Steven belum menyentuh banyak desa yang dijadikan sebagai desa binaan. Namun dengan konsep yang sudah disiapkan bersama, ke depan setiap kabupaten akan dipilih minimal 5 desa binaaan. Maka total desa binaan di NTT kurang lebih 110 desa.

“Saat ini memang hanya 46 desa binaan tapi ke depan minimal 5 desa di setiap kabupaten. Jika lebih tentu ini sudah sangat membantu kembangkan potensi di desa dan membantu perputaran ekonomi keluarga,” katanya.

Pihaknya juga sangat berterima kasih kepada Timor Express atas bantuan yang sudah diberikan melalui publikasi kegiatan dan semua kebijakan yang dilakukan Bank NTT untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat NTT.

Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu pada kesempatan itu juga memberi apresiasi kepada Harian Timor Express atas perannya sebagai media yang telah memberi kontribusi bagi perkembangan Bank NTT. Menurutnya, kemitraan yang dibangun ini akan terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mendukung program Bank NTT untuk mendukung pembangunan daerah ini.

Sementara Direktur Umum, Yohanes Landu Praing menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang selama ini dengan Timor Express. Keberhasilan Bank NTT sejauh ini, menurutnya, juga tidak terlepas dari peran media. “Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama dan tidak terlepas dari kontribusi besar media selama ini khusnya TIMEX,” ucapnya.

Sementara Direktur TIMEX, Haeruddin mengatakan, silaturahmi yang dilakukan itu untuk terus merajut kerja sama yang baik dalam upaya mengembangkan dan menjadi pelopor penggerak ekonomi masyarakat.

Menurut Haeruddin, sebagai perusahan media, TIMEX terus melakukan promosi dan menyajikan berita-berita terkait perkembangan Bank NTT. “Kami terus membuka diri jika ada hal-hal yang perlu didiskusikan terkait pengembangan Bank NTT ke depannya,” ungkapnya.

Pimpinan Redaksi TIMEX, Kristo Embu pada kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Ke-59 untuk Bank NTT. Di hari ulang tahun kali ini juga telah dicanangkan pelayanan super smart bank sehingga diharapkan pelayanan tersebut tidak hanya berlaku untuk masyarakat kota tetapi harus sampai ke pelosok-pelosok.

“Kenapa demikian, karena saat ini ekspektasi terhadap pelayanan Bank NTT sudah sangat tinggi. Ini merupakan kepercayaan yang diberikan masyarakat NTT. Dari sisi media reputasi saat ini sangat baik,” katanya.

Terhadap keberpihakan kepada masyarakat melalui desa binaan juga tidak luput karena ini bagian dari hal-hal positif yang terus dibangun Bank NTT.

Senada juga disampaikan Pempinan Redaksi TIMEXKUPANG.com, Marthen Bana. Ia menjelaskan bahwa tugas media adalah mendukung setiap pembangunan di daerah. Ini juga salah satu dukungan agar Bank NTT terus melayani masyarakat ke depan. “Mendorong perkembangan ekonomi melalui media itu sangat baik karena edukasi masyarakat di suatu tempat bisa diketahui oleh masyarakat lainnya,” katanya.

Menurut Ketua AJI Kota Kupang ini, memanfaatkan kegiatan pengembangan ekonomi melalui berbagai kegiatan dengan melibatkan masyarakat juga sangat membantu karena secara bisnis persaingan perkembankan saat ini sangat ketat. Dan apabila ini tidak dimanfaatkan secara baik oleh Bank NTT maka akan berdampak kurang baik. “Pada intinya kita siap membantu untuk menjaga kestabilan pengembangan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (mg29/ito)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top