Putuskan Lanjutkan PPKM Level 4, Pemerintah Guyur Insentif untuk Masyarakat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Putuskan Lanjutkan PPKM Level 4, Pemerintah Guyur Insentif untuk Masyarakat


Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (FOTO: ISTIMEWA)

NASIONAL

Putuskan Lanjutkan PPKM Level 4, Pemerintah Guyur Insentif untuk Masyarakat


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus mendatang. Pemerintah pun juga akan terus menjalankan program bantuan jaring pengaman sosial.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan bahwa hal ini adalah untuk menjaga daya beli masyarakat selama pembatasan aktivitas masyarakat berlangsung.

Pertama ada bantuan kartu sembako sebesar Rp 200 ribu untuk dua bulan dengan target penerima sebanyak 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Lalu, kartu sembako PPKM yang diberikan kepada 5,9 juta KPM dengan besaran Rp 200 ribu per penerima selama enam bulan.

“Ini usulan daerah, ini ditambahkan besarannya sebesar Rp 200 ribu per bulan selama 6 bulan,” kata dia dalam telekonferensi pers Evaluasi dan Penerapan PPKM, Minggu (25/7) malam.

BACA JUGA: Hari Ini, Perpanjangan PPKM Berakhir, Kasus Positif Masih Tinggi

Lalu, perpanjangan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk dua bulan, yakni Mei-Juni 2021 yang disalurkan di bulan Juli 2021. Alokasi anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 6,14 triliun untuk 10 juta KPM. “Subsidi kuota internet selama 5 bulan agustus sampai desember ini untuk 38,1 juta penerima, besarnya Rp 5,4 triliun,” tuturnya.

Untuk listrik lun juga diberikan diskon per Oktober sampai Desember 2021 untuk 32,6 juta pelanggan bantuan rekening minimum biaya abonemen tiga bulan dengan anggaran Rp 1,91 triliun.

Sementara itu, terdapat juga tambahan Rp 10 triliun untuk Kartu Pra Kerja dengan rincian Rp 8,8 triliun digunakan untuk subsidi upah, dan sebesar Rp 1,2 triliun akan diberikan pada kartu pra kerja.

Bantuan subsidi upah juga akan diberikan kepada pekerja peserta Badan Penyelangga Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berupa uang tunai sebesar 600.000 yang diberikan sebanyak dua kali. “Kemudian bantuan beras 10 kg untuk 28,8 juta KPM, tahap pertama disalurkan ke 20 juta KPM, tahap 2 ke 8,8 juta KPM,” terangnya.

Terakhir adalah bantuan tunai usaha mikro yang diberikan kepada 3 juta pengusaha di sepanjang periode kuartal III 2021 sebesar Rp 1,2 juta. “Ini sama kaya Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk 1 juta penerima bantuan 1,2 juta di bagian melalui TNI dan Polri dan diharapkan bisa beri bantuan secara tunai terutama di wilayah yang level IV,” ucap Airlangga. (jpc/jpg)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top