KRI Bima Suci Arungi 13 Wilayah Indonesia, Termasuk ke NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KRI Bima Suci Arungi 13 Wilayah Indonesia, Termasuk ke NTT


ARUNGI NUSANTARA. KRI Bima Suci berangkat dari Markas Komando Armada II Surabaya. Labuan Bajo merupakan salah satu daerah yang dikunjungi di wilayah NTT. (FOTO: Koarmada II for JawaPos)

NASIONAL

KRI Bima Suci Arungi 13 Wilayah Indonesia, Termasuk ke NTT


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci mulai mengarungi Nusantara pada Senin (26/7). KRI Bima Suci berangkat dari Markas Komando Armada II Surabaya. KRI dari Satuan Kapal Bantu Koarmada II itu, siap mengarungi Nusantara bersama Satgas Kartika Jala Krida Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III, Angkatan Ke-68 Tahun 2021.

Panglima Koarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, KRI Bima Suci dijadwalkan akan berlayar selama 99 hari. Terdapat belasan destinasi yang hendak dilintasi KRI Bima Suci di sejumlah daerah di bumi pertiwi.

”Mulai pagi ini (26/7) sampai dengan 2 November. Jarak tempuh sejauh 11.328 NM. Sekitar 13 destinasi akan disinggahi dalam rute pelayaran Bima Suci,” papar Iwan Isnurwanto.

Destinasi yang akan disinggahi itu mulai dari Surabaya, Labuan Bajo (NTT), Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, hingga Bali. Pelayaran dalam negeri itu merupakan alternatif ke-2 yang dipilih dan diperintahkan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono kepada Koarmada II dan AAL.

”Seharusnya, Bima Suci melaksanakan pelayaran ke luar negeri. Tapi, situasinya Covid-19 masih belum turun (lonjakan kasusnya),” beber Iwan Isnurwanto.

Pertimbangan lain adalah bila terjadi sesuatu dalam perjalanan ke luar negeri, Kasal Yudo mengutamakan anggaran. ”Jadi anggaran yang akan digunakan untuk pelayaran ke luar negeri akan dialihkan dalam rangka membantu percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia,” ujar Iwan Isnurwanto.

Keberangkatan KRI Bima Suci dilepas sejumlah satuan dan pejabat TNI AL, mulai dari Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah dan Kakortar STIN Kolonel Marinir Nurhidayat di Dermaga Madura Ujung, Markas Komando Armada II Surabaya.

Untuk mengantisipasi adanya prajurit atau ABK yang terkonfirmasi Covid-19, sudah disiapkan beberapa ruangan khusus untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) yang lengkap dengan filterisasi dan steril. Selain itu, KRI Bima Suci sudah dilengkapi juga dengan PCR Mobile dengan tenaga kesehatan (nakes).

Iwan berharap agar melalui pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2021, dapat melatih taruna-taruni AAL Korps Pelaut dalam mempraktikkan ilmu navigasi astronomi serta navigasi bintang.

Sementara itu, untuk taruna AAL Korps Teknik, dapat mengaplikasikan langsung ilmu teknik mesin kapal, begitu pula dengan taruna AAL Korps Elektronika yang bisa mempraktikkan ilmu tentang peralatan komunikasi elektronika di kapal.

”Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan pengetahuan sekaligus pengalaman tentang tugas dan kehidupan prajurit di kapal perang dan tentunya mengenal batas-batas terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia, (NKRI),” ucap Iwan Isnurwanto.

Dalam pelayaran ke-6 kali ini, KRI Bima Suci dikomandani Letkol Laut (P) Waluyo dan menaungi 226 personel yang terdiri atas 89 ABK dan pendukung, 19 Satuan Latihan KJK, 112 taruna/taruni AAL, hingga 5 orang dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). (jpc/jpg)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top