6.264 Pelamar CASN Malaka Bertarung Rebut 675 Formasi, Terbanyak Formasi Sat Pol PP | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

6.264 Pelamar CASN Malaka Bertarung Rebut 675 Formasi, Terbanyak Formasi Sat Pol PP


Asisten III Setda Malaka, Wakil Ketua Panitia Seleksi CASN Malaka, Yoseph Parera. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PEMERINTAHAN

6.264 Pelamar CASN Malaka Bertarung Rebut 675 Formasi, Terbanyak Formasi Sat Pol PP


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi (KemenPAN dan RB) secara resmi menutup pendaftaran seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) dari waktu yang ditentukan pada Senin (26/7).

Hingga penutupan pendaftaran CASN tersebut, berdasarkan pendataan yang dilakukan panitia di Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Malaka, tercatat ada 6.264 pelamar. Mereka akan bertarung merebut 675 formasi CASN yang tersedia di Malaka.

Wakil Ketua Panitia Seleksi CASN Kabupaten Malaka, Yoseph Parera saat ditemui TIMEX, Selasa (27/7) menjelaskan, dari jumlah pelamar itu, sebanyak 5.541 pelamar mendaftar untuk seleksi CASN, sedangkan sisanya untuk pelamar jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rinciannya PPPK non guru sebanyak 294 pelamar, dan PPPK guru sebanyak 429 pelamar.

“Jumlah tersebut untuk posisi tadi malam (Senin, 26/7, Red) yang resmi masuk dalam website yang berhasil didata,” jelas Yoseph yang juga Asisten III Setda Malaka ini.

Yoseph menyebutkan, khusus untuk pelamar PPPK guru yang jumlahnya 429 pelamar tersebut, kewenangan seleksi ada di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

BACA JUGA: Pemkab Malaka Buka Pendaftaran CPNS, Tersedia 675 Formasi, Dominasi Nakes dan PPPK Guru

BACA JUGA: BKN Perpanjang Pendaftaran CASN 2021 Hingga 5 Hari

Sementara dari total 5.541 pendaftar untuk jalur CASN, kata Yoseph, formasi terbanyak yang diburu para pelamar adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Padahal kuota yang tersedia untuk posisi ini hanya 20 formasi saja. “Banyaknya pelamar untuk formasi ini karena pendaftar dibolehkan yang memiliki ijasah SMA,” katanya.

Mengenai jadwal pelaksanaan tes, Yoseph mengaku belum mengetahui secara pasti karena yang mengatur jadwal adalah panitia nasional di KemenPAN dan RB. Di satu sisi masih berlaku penerapan PPKM secara nasional, sementara panitia nasional harus menyebar ke seluruh daerah di Indonesia, sehingga Pemkab Malaka sifatnya menunggu petunjuk pusat.

Yoseph Parera mengimbau seluruh pelamar yang sudah mendaftar agar sambil menunggu jadwal seleksi, supaya mempersiapkan diri dengan baik karena ilmu terus berkembang. Jangan sampai soal yang datang di luar pengetahuan, sehingga harus terus belajar. Seleksi ini bersaing murni, tidak ada siapa pun yang mengintervensi.

Seleksi CPNS ini, demikian Yoseph, mengandalkan kemampuan pribadi, karena itu harus terus belajar, dan terus membaca. “Jika hal itu tidak dilakukan, maka anak Malaka tidak bisa bersaing dengan pelamar dari luar Malaka. Jadi harus terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga bisa mampu mengatasi soal saat masuk dalam ruangan ujian,” harap Yoseph. (mg30)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top