Dukung Literasi, Perpustakaan SMK PP Negeri Kupang Masuk 10 Besar Lomba Perpustakaan Kementan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dukung Literasi, Perpustakaan SMK PP Negeri Kupang Masuk 10 Besar Lomba Perpustakaan Kementan


SALAM LITERASI. Dua pegawai SMK PP Negeri Kupang memberi salam literasi di ruang Perpustakaan sekolah ini. Perpustakaan SMK PP Negeri Kupang masuk 10 besar lomba Perpustakaan di Kementan. (FOTO: DOK. SMK PP NEGERI KUPANG)

PENDIDIKAN

Dukung Literasi, Perpustakaan SMK PP Negeri Kupang Masuk 10 Besar Lomba Perpustakaan Kementan


OELAMASI-Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian adalah literasi. Hal ini disadari SMK PP Negeri Kupang yang memberikan perhatian serius terhadap literasi dengan memaksimalkan perpustakaan yang mereka miliki. Bahkan Perpustakaan SMK PP Negeri Kupang masuk 10 besar lomba perpustakaan di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, literasi modern, dalam bentuk perpustakaan modern, akan mendukung pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Mentan Syahrul berharap, perpustakaan bisa menghubungkan orang-orang dari berbagai belahan dunia, dengan berbagai IPTEK yang ditemukan. “Bicara modern, bicara literasi. Bicara literasi, bicara kapasitas. Bicara kapasitas, bicara kekuatan,” ungkap Mentan SYL dalam keterangan tertulis Humas SMK PP Negeri Kupang, Selasa (27/7).

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

“Hasil pembelajaran yang diolah secara bijak, kreatif, kritis, serta berdasarkan kultur dan kognitif, akan menghasilkan produk-produk yang akan berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan pertanian di lapangan,” katanya.

Untuk mendorong literasi pendidikan pertanian, terutama literasi digital, Dedi mempersilakan Direktur Politeknik dan SMK PP di bawah naungan Kementan untuk bekerja sama melalui penyelenggaraan beberapa kegiatan bersama dengan Pustaka (Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian).

“Kegiatan perlombaan seperti inilah yang harus diperbanyak supaya memotivasi perpustakaan lingkup Kementan khususnya BPPSDMP untuk menampilkan yang terbaik guna menghasilkan SDM yang maju, mandiri, dan modern. Apalagi kalau perpustakaan bisa dihubungkan dengan kegiatan utama Kementan seperti Kostratani. Sehingga bisa menjadi sumber informasi dan literasi bagi petani dan penyuluh,” ujarnya.

Secara modern, perpustakaan diartikan sebagai tempat untuk mengakses informasi dalam format apapun, apakah informasi itu disimpan dalam gedung perpustakaan tersebut atau tidak.

Menurut UU Perpustakaan Bab I pasal 1 perpustakaan modern ini selain kumupulan buku tercetak, sebagian buku dan koleksinya ada dalam perpustakaan digital dalam bentuk data yang bisa diakses lewat jaringan komputer.

Mengacu kepada apa yang disampaikan dan diarahkan oleh Menteri Pertanian dan Kepala Badan PPSDM, Kupang bersegera membenahi Perpustakaannya.

Perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang adalah perpustakaan yang dikelola sepenuhnya oleh sekolah. Tujuannya untuk membantu sekolah mencapai tujuan khusus sekolah dan tujuan pendidikan pada umumnya.

Perpusatakaan merupakan sumber belajar di sekolah membantu  siswa dan guru mendapatkan literasi seluas mungkin guna menambah pengetahuan, keterampilan dan wawasan.

Senin (26/7/2021), Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) mengadakan wawancara dengan SMK PP Negeri Kupang yang masuk 10 besar dalam lomba perpustakaan yang diikuti oleh 107 perpustakaan dari UPT Kementerian Pertanian.

Sesi wawancara tersebut berisi presentasi dari Kepala SMK PP Negeri Kupang dan Library Virtual Tour oleh Pustakawan dan petugas layanan perpustakaan.

Kepala SMK PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP mengaku bangga dengan pencapaian perpustakaannya dan akan terus berbenah demi menjadi perpustakaan terbaik yang bisa melayani siswa-siswi dan guru di sekolah yang ia pimpin itu.

“Dengan koleksi lebih dari 3.000 buku, dan sudah pernah meraih beberapa prestasi di antaranya juara 1 pustakawan tingkat provinsi NTT dan perpustakaan terbaik di NTT, kami yakin bahwa kami tidak muluk-muluk harus bisa jadi juara. Yang terpenting adalah bisa mewujudkan visi perpustakaan yaitu berperan serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan meningkatkan minat baca pegawai dan siswa,” ujar Stepanus.

Dalam kegiatan penyaringan 10 besar untuk diambil pemenang menjadi perpustakaan terbaik di lingkup Kementan juga disampaikan library virtual tour yang menunjukkan keadaan di perpustakaan SMK PP Negeri Kupang.

“SMK PP Negeri Kupang sudah memiliki akses registrasi online siswa jika meminjam buku, layanan OPAC peminjaman buku hingga layanan sirkulasi buku Slims,” kata Kornelis Tunliu, Pustakawan muda SMK PP Negeri Kupang. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top